Warga Digegerkan dengan Penemuan Mayat Bayi di Pantai Leato Selatan

  • 05 Mei 2026 20:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Warga Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki di sela bebatuan pesisir pantai Selasa 5 Mei 2026. Jasad bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang buruh bernama Tomi M. Panto (28) saat sedang memancing di area tersebut sekitar pukul 16.05 Wita. Saksi awalnya merasa curiga setelah mendengar suara tangis yang sangat samar di tengah deburan ombak saat hendak berpindah posisi memancing.

Ketika mencoba mencari sumber suara ke arah bebatuan, ia justru menemukan tubuh bayi yang sudah kaku dan tidak bernyawa dalam posisi sebagian tertimbun pasir pantai.

"Awalnya saksi mendengar sekilas suara tangis bayi saat hendak berpindah tempat memancing. Setelah didekati, saksi menemukan bayi laki-laki sudah dalam kondisi tidak bernyawa di sela bebatuan pesisir, sebagian tubuhnya tertutup pasir dan air laut yang mulai pasang," kata Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian Reza.

Kepanikan saksi kemudian berlanjut dengan melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, Rustam Hulopi (59). Informasi penemuan jasad bayi ini langsung diteruskan secara berjenjang kepada pihak Bhabinkamtibmas dan petugas piket di Polsek Kota Timur guna penanganan lebih lanjut secara hukum.

Tim identifikasi dari Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota bersama personel Polsek Kota Timur segera tiba di lokasi untuk melakukan sterilisasi area. Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar titik koordinat penemuan guna memastikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berjalan tanpa gangguan warga.

Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, jasad bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sangat memprihatinkan tanpa sehelai benang pun yang menempel. Polisi menduga kuat bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi yang terisolasi tersebut oleh orang tuanya.

"Kondisi bayi saat ditemukan tanpa pakaian dan identitas. Diperkirakan baru dilahirkan. Untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil visum dari RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo," ucapnya.

Saat ini, jenazah bayi tersebut telah berada di kamar jenazah RSUD Aloei Saboe untuk menjalani pemeriksaan medis secara mendalam. Langkah ini diambil guna mengetahui apakah bayi tersebut meninggal sebelum atau sesudah dibuang, serta mencari petunjuk genetik yang mungkin tertinggal.

Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota bersama Polsek Kota Timur kini tengah melakukan penyelidikan intensif dengan menyisir pemukiman warga di sekitar pesisir. Polisi fokus mendata ibu hamil di wilayah Leato Selatan dan Dumbo Raya untuk mempersempit ruang lingkup pencarian pelaku pembuangan tersebut.

Petugas juga terus mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi guna menyusun kronologi keberadaan orang mencurigakan di pantai sebelum jasad ditemukan. Polisi berkomitmen untuk mengungkap motif dan identitas pelaku di balik tindakan keji yang menggemparkan warga pesisir Gorontalo tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait ibu hamil di sekitar wilayah Leato Selatan atau Dumbo Raya yang tiba-tiba sudah tidak hamil lagi tanpa diketahui keberadaan bayinya, agar segera melapor ke kami atau Bhabinkamtibmas terdekat. Identitas pelapor akan kami rahasiakan," tambahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....