Melalui Tadarus, Pesan Pencegahan HIV-AIDS Ditekankan kepada Keluarga
- 30 Apr 2026 21:24 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kerisauan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, terhadap meningkatnya kasus HIV-AIDS di Provinsi Gorontalo kembali disampaikan dalam kegiatan keagamaan. Hal ini diutarakan oleh Ustadz Pembimbing Tadarus, Thalib Manhia, dalam siaran Tadarus Al-Qur’an yang disiarkan melalui Pro1 dan Pro4 RRI Gorontalo, Kamis malam (30/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para jamaah Majelis Taklim Nurrul Jannah dari Desa Molalahu, Kabupaten Gorontalo, yang turut di hadiri oleh Kepala DesaMolalahu beserta perangkatnya. . Dalam tausiyahnya singkatnya, Thalib menegaskan bahwa kekhawatiran Wakil Gubernur menjadi peringatan serius bagi para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
“Jika seorang pemimpin daerah saja memiliki keresahan sebesar ini, maka seharusnya orang tua lebih memiliki rasa khawatir terhadap kondisi yang bisa menimpa anak-anaknya,” ujar Thalib.
Ia menekankan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mencegah berbagai perilaku berisiko yang dapat berdampak pada meningkatnya kasus HIV-AIDS. Hal tersebut juga sejalan dengan perintah Allah dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Surah At-Tahrim ayat 6:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Yā ayyuhal-lażīna āmanū qū anfusakum wa ahlīkum nāraw waqūduhan-nāsu wal-ḥijārah(tu), ‘alaihā malā'ikatun ġilāẓun syidādul lā ya‘ṣūnallāha mā amarahum wa yaf‘alūna mā yu'marūn(a).
Artinya :
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6)
Ayat ini mengandung pesan kuat tentang tanggung jawab setiap orang tua dalam menjaga dan mendidik keluarga. Beberapa poin penting yang dapat diambil antara lain kewajiban memberikan pendidikan agama yang baik, pentingnya membimbing keluarga dalam kebaikan, serta menghindarkan mereka dari perilaku yang dapat membawa dampak buruk di dunia maupun akhirat.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, sebaran kasus HIV-AIDS di Gorontalo masih cukup memprihatinkan. Kasus terbanyak tercatat di Kota Gorontalo dengan jumlah 37 kasus. Dari sisi usia, kasus didominasi kelompok produktif 25–49 tahun sebanyak 45 kasus, disusul usia 15–24 tahun sebanyak 34 kasus, serta usia di atas 50 tahun sebanyak 4 kasus.
Jika dilihat dari jenis pekerjaan, kasus paling banyak ditemukan pada pegawai atau karyawan swasta sebanyak 22 kasus, serta kalangan pelajar dan mahasiswa sebanyak 15 kasus.
Secara kumulatif, sejak tahun 2001 hingga Maret 2026, jumlah kasus HIV-AIDS di Provinsi Gorontalo telah mencapai 1.538 kasus, terdiri dari 913 kasus HIV dan 625 kasus AIDS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 510 orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, terdapat 1 kasus pindah keluar (drop out) dan 53 kasus yang tidak dapat dilacak (lost contact).
Saat ini, sebanyak 739 orang sedang menjalani pengobatan antiretroviral (ARV), sementara 39 lainnya belum memulai pengobatan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius dan membutuhkan pengawasan serta keterlibatan semua pihak, terutama keluarga, dalam upaya pencegahan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....