Nongkrong Sambil Belajar Mengaji

  • 30 Apr 2026 14:18 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID ,Gorontalo - Suasana warung kopi identik dengan segelas kopi di temani obrolan santai namun ada yang berbeda yang akan dihadirkan oleh sekelompok pemuda yang mengatasnamakan mereka Pemuda Al Walidain. Mereka menginisiasi Kajian On The Warkop yang sudah keempat kalinya di adakan, kalo ini mengambil tema“Langkah Pertama Hijrah, Mendekat ke Al Qur'an Walau Terbata-bata” Kegiatan ini rencananya digelar pada Jumat, 1 Mei 2026, di Warkop Kopi Dulu pukul 20.00 Wita. Kegiatan ini menjadi ruang alternatif bagi masyarakat khususnya kaula muda dan khususnya untuk para penikmat kopi di Kota Gorontalo untuk menimba ilmu agama dalam suasana yang lebih santai dan akrab.

Kajian ini akan menghadirkan Ustadz Khalid Walid sebagai pemateri. Salah satu ustadz muda di Gorontalo yang kajian dan dakwah sudah tersebar di Provinsi Gorontalo. Dengan latar belakang keilmuan yang mumpuni, beliau merupakan lulusan Universitas Islam Madinah Arab Saudi. ia dijadwalkan membawakan materi yang ringan namun tetap berbobot, yang bisa mengajak semua kalangan, khususnya anak muda yang akrab dengan budaya nongkrong di warung kopi.

Kegiatan ini ingin mengkampanyekan bahwa warung kopi tidak harus selalu identik dengan aktivitas nongkrong semata perbincangan panas soal politik dll. Lebih dari itu, tempat seperti ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar agama memperdalam pemahaman keislaman lebih khusus bisa dijadikan tempat untuk belajar mengaji. dan memperdalam pemahaman keislaman. Inisiatif ini diharapkan mampu mendekatkan kajian ke tengah kehidupan sehari-hari masyarakat.

Keunikan kegiatan ini terletak pada suasananya. Jika biasanya warkop dipenuhi dengan percakapan santai sambil menyeruput kopi, kali ini suasana tersebut akan diwarnai dengan ceramah agama dan diskusi keagamaan. Setelahnya akan di buatkan kelompok kelompok mengaji untuk orang orang yang mau mempelajari Al Qur’an dari 0 dan juga kelompok mengaji untuk orang yang sudah bisa mengaji namun ingin memperlancar mengajinya. Diharapkan perpaduan antara suasana santai dan nilai-nilai spiritual ini mampu menarik minat lebih banyak orang untuk belajar agama dengan cara yang lebih menyenangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....