Wabup Boalemo Tutup Rakor Kesehatan, Tekankan Pencegahan Penyakit

  • 25 Apr 2026 09:01 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan merupakan salah satu langkah paling efektif dalam mengendalikan berbagai penyakit. Pendekatan kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi harus dimulai dari identifikasi akar masalah dan pengendalian faktor risiko sejak dini.

Penegasan ini dikemukakan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali ketika menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, bertempat di Cabana Resto and Resort, Jumat 24 April 2026.

“Pencegahan adalah kunci utama. Kita harus memastikan masyarakat tidak jatuh sakit, sekaligus mampu mengendalikan rantai penularan dengan baik,” tegas Lahmudin Hambali

Wakil Bupati Lahmudin menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diharapkan menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang harus segera ditindaklanjuti seluruh pihak terkait. Implementasi di lapangan, menurut Lahmudin, menjadi faktor penentu keberhasilan program kesehatan yang telah dirumuskan bersama.

Beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain pembentukan Desa Siaga TBC di wilayah lokus untuk memperkuat deteksi dini dan penanganan kasus tuberkulosis. Selain itu, akan dilakukan pemantauan intensif terhadap pasien TBC, termasuk pelacakan kontak erat serta skrining lingkungan guna memutus rantai penularan.

Pemerintah daerah juga tegas Wakil Bupati, akan mengoptimalkan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien. Upaya ini dinilai penting untuk menekan risiko penyebaran penyakit di lingkungan keluarga maupun komunitas.

“Di sisi lain, pengendalian malaria turut menjadi perhatian melalui rencana pembentukan Pos Malaria Desa serta penguatan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah kecamatan dan desa juga didorong untuk menggalakkan program Promosi Sadar Malaria,” jelas Wabup

Selain itu, evaluasi rutin terhadap program imunisasi akan terus dilakukan, disertai peningkatan edukasi kepada masyarakat guna mendorong cakupan imunisasi yang lebih luas. Wakil Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor melalui Forum Kabupaten Sehat serta optimalisasi pemanfaatan aplikasi SIPANTAS dalam mendukung penilaian Swasti Saba Tahun 2027.

“Semoga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Boalemo,” ucapnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....