Ternyata Kuda Tidak Hanya Meringkik, tapi Bersiul
- 28 Mar 2026 09:46 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Peneliti menemukan ringkikan kuda terbentuk dari dua suara sekaligus, yaitu getaran pita suara dan siulan di laring.
- Temuan ini menjelaskan mengapa kuda bertubuh besar tetap mampu menghasilkan nada tinggi yang tidak biasa.
- Pemahaman baru ini dinilai penting untuk membaca emosi, stres, dan kebutuhan kuda dengan lebih akurat.
RRI.CO.ID, Gorontalo - Ilmuwan akhirnya membongkar rahasia ringkikan kuda yang selama ini terdengar unik. Studi baru menunjukkan kuda tidak hanya meringkik, tetapi juga bersiul dalam satu suara.
Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal Current Biology pada Senin, 23 Februari 2026. Penelitian ini dipimpin tim ilmuwan dari Universitas Kopenhagen dan Universitas Wina.
Peneliti menjelaskan ringkikan kuda memuat dua frekuensi yang muncul bersamaan. Fenomena itu dikenal sebagai bifonasi, yakni dua komponen suara yang bekerja secara independen.
Nada rendah berasal dari getaran pita suara, mirip manusia saat bernyanyi. Nada tinggi justru muncul dari siulan aerodinamis di dalam laring kuda.
Temuan ini menjawab teka-teki lama tentang suara tinggi pada hewan bertubuh besar. Secara umum, hewan besar biasanya menghasilkan nada lebih rendah karena ukuran laringnya.
Untuk membuktikannya, tim meniupkan udara dan helium ke laring kuda di laboratorium. Saat helium digunakan, nada tinggi naik tajam, sedangkan nada rendah tetap stabil.
Elodie Briefer mengatakan tim akhirnya memahami asal dua frekuensi utama ringkikan kuda. Ia menyebut kedua frekuensi itu juga membawa pesan berbeda tentang emosi kuda.
Peneliti menduga kemampuan ini membantu kuda menyampaikan lebih dari satu pesan sekaligus. Satu komponen dapat menandai valensi emosi, sedangkan lainnya menunjukkan intensitas atau urgensi.
Tim juga mencatat kemampuan ini belum terlihat pada zebra dan keledai. Karena itu, mekanisme siulan tersebut diduga menjadi adaptasi vokal khas pada kuda.
Manfaat praktisnya cukup jelas bagi pemilik, pelatih, dan perawat kuda. Mereka dapat belajar membedakan suara yang menandai stres, panggilan sosial, atau kebutuhan tertentu.
Solusi yang bisa diterapkan ialah memperhatikan pola suara kuda dalam situasi berbeda setiap hari. Pengamatan itu dapat membantu perawatan lebih cepat dan meningkatkan kesejahteraan hewan.
Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....