Kenali Manfaat Buah dan Sayur dari Warnanya

  • 30 Jan 2026 16:16 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Mengonsumsi buah dan sayur dengan beragam warna bukan sekadar mempercantik tampilan hidangan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang berbeda bagi tubuh. Setiap warna pada buah dan sayur mengandung senyawa alami yang berperan penting dalam menjaga fungsi organ dan mencegah berbagai penyakit.

Buah dan sayur berwarna merah, seperti tomat, semangka, dan stroberi, kaya akan likopen. Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Warna oranye pada wortel, jeruk, dan labu menandakan kandungan karotenoid, terutama beta-karoten. Zat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu menjaga kesehatan kulit agar tetap optimal.

Sementara itu, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan sawi mengandung klorofil dan berbagai jenis karotenoid. Kandungan ini diketahui dapat membantu proses detoksifikasi alami tubuh, melawan zat karsinogenik, serta menurunkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker.

Buah dan sayur berwarna ungu, seperti anggur, terong, dan kol ungu, mengandung antosianin. Senyawa antioksidan ini berperan dalam melawan peradangan, menjaga kesehatan pembuluh darah, serta mendukung fungsi otak dan kemampuan kognitif.

Adapun buah dan sayur berwarna putih, seperti bawang putih, jamur, dan kembang kol, mengandung anthoxanthin. Senyawa ini bermanfaat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan risiko stroke serta penyakit jantung.

Para ahli gizi menyarankan masyarakat untuk menerapkan pola makan “pelangi” dengan mengombinasikan berbagai warna buah dan sayur dalam menu harian. Cara ini dinilai lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan secara seimbang.

Dengan membiasakan konsumsi buah dan sayur beragam warna sejak dini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan jangka panjang. Pola makan sehat yang sederhana ini menjadi langkah preventif yang mudah diterapkan untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....