Pilar Demokrasi, KPU RI Tekankan Akurasi Data Pemilih

  • 25 Jan 2026 22:36 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - KPU RI menegaskan pentingnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai fondasi utama kualitas demokrasi di Indonesia. Penguatan sistem data kepemiluan dinilai krusial untuk menjamin hak pilih warga negara dan mencegah potensi sengketa hasil pemilu di masa mendatang, Kamis 22 Januari 2026.

Anggota KPU RI sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos, menyampaikan bahwa pengelolaan data pemilih tidak bisa bersifat sporadis, melainkan harus dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan oleh seluruh jajaran KPU di daerah.

“Data pemilih adalah jantung pemilu, sehingga validitas dan konsistensinya harus dijaga setiap saat,” ucap Betty.

Ia menambahkan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) tidak hanya berfungsi memperbarui daftar pemilih, tetapi juga menjadi basis perencanaan tahapan pemilu, penyusunan logistik, hingga strategi sosialisasi kepada masyarakat.

“Kualitas keputusan kelembagaan sangat bergantung pada kualitas data yang kita miliki,” kata Betty.

Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan inovasi untuk memastikan pengelolaan data dan informasi berjalan optimal, termasuk melalui berbagai program non-budgeting yang mendorong efisiensi kerja lembaga.

“Kami berupaya memperkuat tata kelola data melalui kolaborasi internal dan eksternal agar kepercayaan publik terhadap KPU tetap terjaga,” tambahnya.

Melalui kegiatan penguatan kelembagaan ini, KPU berharap seluruh pejabat dan staf pengelola data di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota semakin teliti, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjaga integritas data pemilih sebagai bagian dari komitmen demokrasi yang berkualitas.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....