Waspada Kesetrum! Kenali Bahaya dan Pertolongan yang Tepat
- 23 Feb 2025 18:30 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Kesetrum atau tersengat listrik adalah kondisi di mana tubuh manusia mengalami aliran listrik yang tidak disengaja. Dampaknya bisa bervariasi, mulai dari kesemutan ringan hingga luka bakar serius, bahkan bisa berujung pada kematian.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang tersengat listrik meliputi:
Kontak langsung dengan sumber listrik, seperti menyentuh kabel terbuka atau peralatan listrik yang rusak.
Lingkungan basah, yang meningkatkan konduktivitas listrik sehingga memperbesar risiko sengatan.
Kesalahan instalasi listrik, yang bisa menyebabkan kebocoran arus listrik.
Dalam unggahan di platform X, Rizal Do, seorang perawat dan praktisi gaya hidup sehat, menjelaskan bahwa sengatan listrik dapat mengganggu sistem saraf dan otot manusia. Arus listrik, terutama arus bolak-balik (AC), bisa menyebabkan kejang otot atau kontraksi terus-menerus, membuat korban sulit atau bahkan tidak bisa melepaskan diri dari sumber listrik.
Lebih berbahaya lagi, kesetrum dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia) seperti fibrilasi ventrikel, yang bisa berujung pada henti jantung mendadak. Jika kerja jantung terganggu, suplai oksigen ke otak pun ikut terhambat, yang bisa menyebabkan pingsan atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba.
Langkah-Langkah Pertolongan Pertama bagi Korban Kesetrum
Jika menemukan seseorang yang tersengat listrik, berikut cara pertolongan yang benar:
Pastikan sumber listrik sudah dimatikan sebelum menyentuh korban.
Jangan langsung menyentuh korban jika masih dalam kontak dengan sumber listrik, gunakan benda non-konduktif seperti kayu kering, plastik, atau kain tebal untuk menjauhkannya dari sumber listrik.
Periksa respons korban, goyangkan pelan bahunya dan panggil namanya.
Jika tidak ada respons, segera hubungi layanan darurat atau ambulans.
Cek napas dan denyut nadinya. Jika korban tidak bernapas atau tidak memiliki denyut nadi, segera lakukan CPR (resusitasi jantung paru).
Jika tidak terlatih dalam CPR, lakukan metode "hands-only CPR" dengan hanya menekan dada korban secara ritmis hingga bantuan medis tiba.
Jika terlatih, lakukan CPR sesuai prosedur yang benar.
Jika korban mengalami luka bakar, bilas dengan air mengalir tanpa mengoleskan salep atau bahan lainnya, lalu tutup dengan kain bersih atau kasa steril.
Mengetahui cara pertolongan pertama bagi korban kesetrum sangat penting untuk mengurangi risiko fatal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....