Mengenal Coelacanthus, Ikan Purba yang Viral
- 21 Jan 2025 15:31 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Baru-baru ini, ikan purba bernama Coelacanthus kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Keunikan dan sejarah panjang ikan ini menarik perhatian warganet, terutama setelah sejumlah konten video dan foto yang menunjukkan kemunculannya di perairan Gorontalo. Tapi, apa sebenarnya Coelacanthus, dan mengapa ikan ini begitu istimewa?
Coelacanthus adalah spesies ikan purba yang dipercaya telah ada sejak 400 juta tahun lalu, jauh sebelum era dinosaurus. Ikan ini sempat dianggap punah hingga pada tahun 1938, seorang ilmuwan menemukan spesimen hidupnya di lepas pantai Afrika Selatan. Penemuan tersebut menjadi salah satu temuan zoologi paling mengejutkan pada abad ke-20.
Ikan ini termasuk dalam genus Latimeria, dengan dua spesies yang masih bertahan hingga kini, yaitu Latimeria chalumnae (ditemukan di Samudra Hindia) dan Latimeria menadoensis (ditemukan di perairan Indonesia, khususnya sekitar Sulawesi Utara).
Coelacanthus memiliki ciri khas berupa sirip yang menyerupai lengan, memungkinkan mereka untuk "berjalan" di dasar laut. Panjang tubuhnya bisa mencapai 2 meter dengan berat sekitar 90 kilogram. Warna tubuhnya bervariasi, dari biru tua hingga cokelat kehitaman, tergantung pada spesiesnya.
Ikan ini juga memiliki organ khusus yang disebut rostral organ, yang berfungsi mendeteksi medan listrik di sekitarnya. Hal ini membantu Coelacanthus berburu mangsa di kegelapan laut dalam.
Para ilmuwan terus memantau populasi Coelacanthus untuk memastikan keberlangsungan hidupnya. Coelacanthus bukan sekadar ikan purba, tetapi juga simbol keberlangsungan kehidupan yang telah melewati berbagai zaman. Keberadaan ikan ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati laut.(ymp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....