Gorontalo Karnaval Karawo 2026 Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif Gorontalo

  • 13 Sep 2026 10:25 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Semarak Gorontalo Karnaval Karawo 2026 kembali mewarnai Kota Gorontalo, Sabtu 12 September 2026. Sebanyak 47 tim dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pihak swasta tampil dalam gelaran yang dipusatkan di Jalan Jhon Aryo Katili.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya warga di sepanjang rute karnaval, mulai dari depan GPCC hingga persimpangan Masjid Kecamatan Kota Utara. Mereka menyaksikan beragam penampilan peserta yang memadukan unsur tradisional dengan kreativitas dalam busana karnaval.

Tiga peserta eksebisi, yakni Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, International Society for Krishna Consciousness (ISKCON), dan Runners Gorontalo, menjadi pembuka rangkaian penampilan.

Karawo menjadi unsur utama dalam kostum yang dikenakan para peserta. Tahun ini, ragam busana tersebut mengangkat tema alat musik tradisional Gorontalo sehingga memberikan warna tersendiri dalam penampilan masing-masing tim.

Gelaran yang memasuki penyelenggaraan ke-13 ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, dan Dekranasda Gorontalo.

Tidak hanya menghadirkan parade karawo, penyelenggara menambahkan sejumlah kegiatan pendukung untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Di antaranya mokarawo kolosal yang melibatkan 500 pelajar, pertunjukan musik etnik, festival kuliner, hingga pameran produk UMKM.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai keberlanjutan Gorontalo Karnaval Karawo penting karena kegiatan tersebut memiliki peluang untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Gusnar, pengembangan event budaya seperti ini dapat menjadi bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gorontalo.

"Di sana ada harapan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat kami, yaitu dengan terus menggelorakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata, ekonomi kreatif, dan lain sebagainya," kata Gusnar.

Ia menyebut karawo saat ini tidak hanya memiliki nilai sebagai warisan budaya, tetapi juga telah berkembang menjadi aset sosial dan ekonomi kreatif bagi masyarakat Gorontalo.

Pemerintah daerah berharap Gorontalo Karnaval Karawo dapat terus berkembang sebagai ruang promosi budaya sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....