Kesejahteraan Masyarakat Tak Cukup Diukur dari Kemiskinan

  • 18 Agt 2026 21:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kesejahteraan masyarakat tidak cukup diukur hanya melalui angka kemiskinan. Sejumlah indikator lain perlu diperhatikan untuk mendapatkan gambaran kondisi masyarakat secara lebih utuh, termasuk di Provinsi Gorontalo.

Kepala BPS Kota Gorontalo, Sri Dewi Monoarfa, mengatakan kemiskinan memang menjadi salah satu indikator penting karena menggambarkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Namun, menurutnya, dimensi kesejahteraan jauh lebih luas. Analisis perlu mencakup perkembangan pendapatan dan kesempatan kerja, daya beli masyarakat, tingkat pengangguran, hingga kualitas pekerjaan.

“Kalau berbicara kesejahteraan, dimensinya lebih luas,” ujar Sri Dewi.

Ia menjelaskan, kondisi sektor pekerjaan masyarakat juga penting diperhatikan, termasuk melihat dominasi pekerja di sektor formal maupun informal karena turut berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan.

Selain aspek ekonomi, kesejahteraan masyarakat juga dipengaruhi oleh ketimpangan pendapatan serta akses terhadap pendidikan dan kesehatan.

Karena itu, Sri Dewi menekankan pentingnya melihat berbagai indikator secara bersama-sama agar kondisi kesejahteraan masyarakat di Gorontalo dapat dipahami secara lebih menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....