Populasi Sapi Gorontalo Mampu Penuhi Kebutuhan Daging Daerah

  • 09 Jun 2026 08:44 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Populasi sapi di Provinsi Gorontalo dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan konsumsi daging masyarakat daerah, bahkan berpotensi memasok kebutuhan di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Namun, peningkatan kualitas budidaya dan pemeliharaan ternak menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan.

Akademisi Peternakan, Prof. Mohamad Ikbal Bahua, mengatakan Gorontalo memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil sapi. Menurutnya, jumlah ternak yang ada saat ini sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

“Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di daerah Gorontalo sebenarnya bisa, bahkan melebihi. Hanya saja proses budidayanya, proses hulunya yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perbaikan yang dimaksud meliputi penggemukan ternak, penyediaan pakan yang memadai, hingga pola pemeliharaan yang lebih intensif. Selain itu, dukungan pemerintah juga diperlukan untuk membantu peternak meningkatkan produktivitas usahanya.

Menurutnya, penguatan sektor hilir juga penting dilakukan, salah satunya melalui penyediaan rumah potong hewan (RPH) yang higienis. Dengan demikian, proses penyembelihan dan pemasaran daging dapat memenuhi standar kesehatan dan ketentuan syariat.

Gorontalo juga dinilai memiliki peluang besar untuk terus menjadi pemasok sapi ke berbagai daerah di Indonesia. Namun, peningkatan kualitas peternakan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga pertumbuhan populasi dan kualitas genetik ternak.

Terkait peningkatan populasi sapi, program inseminasi buatan dinilai menjadi salah satu solusi yang efektif. Meski telah menunjukkan hasil yang baik, jumlah tenaga inseminator di Gorontalo masih terbatas sehingga memerlukan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan.

Selain penguatan teknologi reproduksi ternak, langkah strategis lainnya yang perlu dilakukan yakni pembinaan kelompok peternak dari hulu hingga hilir, pengembangan tanaman pakan ternak, serta kerja sama antara peternak, pemerintah, dan lembaga terkait untuk menghasilkan daging yang sehat dan halal.

Pemenuhan kebutuhan daging masyarakat di dalam daerah juga dinilai harus menjadi prioritas sebelum ternak dipasarkan ke luar daerah guna menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan pasokan di Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....