Dukungan Pusat Modernisasi Pertanian Pohuwato
- 12 Mei 2026 17:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Dukungan pemerintah pusat terhadap program ketahanan pangan di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato, dinilai sangat besar dan terus meningkat. Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian tetap menjadi prioritas melalui berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, dalam dialog “Tamu Kita” Senin 11 Mei 2026, mengatakan bantuan yang diberikan meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan benih, hingga penyediaan pupuk bersubsidi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama pada sektor padi sawah dan jagung.
Ia menjelaskan, Kabupaten Pohuwato juga mendapat program perluasan areal tanam baru melalui cetak sawah rakyat pada tahun 2025 dan 2026. Selain itu, bantuan alsintan tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan, mulai dari alat pra panen, pengolahan lahan, hingga pasca panen.
Salah satu bantuan modernisasi pertanian yang mulai dimanfaatkan petani adalah tractor crawler yang mampu mengolah lahan sawah hingga lima hektar dalam sehari. Pemerintah juga menyalurkan tambahan combine harvester untuk pasca panen, serta drone pertanian yang dapat digunakan untuk pemupukan, penyemprotan, hingga penanaman.
Saat ini, pemerintah daerah bersama kelompok tani tengah melakukan uji coba dan pelatihan operator alsintan. Modernisasi pertanian tersebut diharapkan mampu mempermudah aktivitas petani, terutama di tengah semakin terbatasnya tenaga kerja manual di sektor pertanian.
Tidak hanya itu, terdapat pula program optimalisasi lahan sekitar 2.000 hektar. Lahan dengan indeks pertanaman (IP) 1 ditargetkan meningkat menjadi IP 2 bahkan IP 3. Pemerintah pusat juga mendukung rehabilitasi saluran tersier melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum guna menunjang kebutuhan irigasi pertanian.
Untuk lahan yang mengalami kesulitan air, pemerintah menyiapkan program normalisasi dan konservasi melalui pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, hingga jaringan irigasi air tanah berbasis tenaga surya. Meski demikian, Kamri mengakui masih terdapat sejumlah kendala, salah satunya sedimentasi pada beberapa lahan pertanian yang membutuhkan penanganan melalui perbaikan saluran air.
Ia memastikan seluruh bantuan pemerintah akan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Brigade pangan dikelola kelompok tani dan petani milenial, sementara brigade alsintan di bawah koordinasi dinas pertanian kabupaten untuk melayani kebutuhan petani secara bergilir. Terkait keluhan kelangkaan BBM, pihaknya juga telah mengusulkan BBM bersubsidi khusus sektor pertanian ke kementerian agar pelayanan kepada petani dapat berjalan lebih cepat dan terukur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....