Pemkot Gorontalo Temukan Dua Dapur MBG yang Bermasalah

  • 05 Mei 2026 07:12 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • Dapur MBG di Kota Gorontalo bermasalah

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo menemukan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada tiga dapur penyedia makanan, Senin (04/05/2026).

Sidak yang dipimpin Wakil Wali Kota Indra Gobel bersama Ketua Satgas MBG Ismail Madjid dan jajaran OPD itu mengungkap dua dapur masih bermasalah, baik dari sisi pengelolaan limbah maupun standar penyajian makanan.

Temuan paling menonjol terdapat di SPPG Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan yang telah beroperasi sekitar tiga bulan. Di lokasi ini, sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dinilai tidak sesuai standar. Saluran limbah ditemukan tersumbat, sementara air buangan menimbulkan bau akibat proses pembuangan yang belum optimal.

Selain itu, permasalahan juga ditemukan di SPPG Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan yang baru beroperasi dua minggu. Tim sidak memberikan teguran terkait pengelolaan makanan, khususnya nasi yang masih dalam kondisi panas saat dimasukkan ke dalam wadah (ompreng), yang berpotensi memengaruhi kualitas dan keamanan makanan.

Sementara itu, SPPG Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi yang telah berjalan sekitar satu bulan, tidak ditemukan kendala berarti dan dinilai telah memenuhi standar operasional.

Secara keseluruhan, Pemkot Gorontalo menilai pelaksanaan program MBG sudah berjalan cukup baik. Namun, sejumlah kekurangan yang ditemukan menjadi catatan penting untuk segera diperbaiki.

Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan mengingat program MBG masih dalam tahap awal pelaksanaan.

“Persiapan dapur secara umum sudah baik, tetapi tetap perlu perbaikan dan penyesuaian agar ke depan bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....