Produksi Gabah Naik 20 Persen, Gorontalo Surplus Beras di 2025
- 19 Feb 2026 21:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Produksi gabah di Provinsi Gorontalo pada tahun 2025 mencapai 45.360 ton atau meningkat hampir 20 persen dibandingkan produksi tahun 2024. Capaian ini menjadi indikator positif bagi sektor pertanian daerah dalam menjaga ketersediaan pangan, Kamis 19 Februari 2026.
Jika dikonversi menjadi beras, jumlah tersebut diperkirakan setara 157 ribu ton. Angka ini melampaui total kebutuhan konsumsi beras masyarakat Gorontalo yang berada di kisaran 143 ribu ton per tahun, sehingga daerah ini mencatat surplus beras pada 2025.
"Peningkatan produksi ini menjadi capaian positif sekaligus tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan Gorontalo surplus beras," kata Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Ridwan.
Ia menambahkan, salah satu program strategis yang saat ini menjadi harapan pemerintah dalam menjawab tantangan tersebut yakni pencetakan lahan sawah baru di wilayah Pohuwato. Program yang tengah berjalan tersebut diharapkan dapat memperluas areal tanam sekaligus mendorong peningkatan produksi beras secara berkelanjutan.
"Perluasan areal sawah dengan target kurang lebih 5.600 hektar yang sementara jalan di Pohuwato saat ini, inshaallah bisa meningkatkan sekaligus mempertahankan produksi gabah atau beras kita ke depan," tuturnya.
Selain pembukaan lahan baru, pemerintah daerah juga terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam penyediaan benih unggul, khususnya komoditas padi. Penggunaan benih berkualitas dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan tanaman terhadap hama dan perubahan iklim.
"Pemerintah juga akan terus melakukan pengawalan dan pendampingan kepada petani agar hasil produksi tetap stabil dan berkelanjutan," tandasnya.