BKKBN Gorontalo Tinjau Distribusi MBG Sasaran 3B

  • 08 Feb 2026 12:42 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju melakukan peninjauan langsung distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Jumat 6 Februari 2026,

Peninjauan tersebut turut dihadiri Fungsional Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Ariston Panu, Penyuluh KB Kecamatan Kota Barat, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKBP3A Kota Gorontalo, serta Tim Kerja KS/PK BKKBN Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 181 penerima manfaat Program MBG sasaran 3B di Kelurahan Buladu. Jumlah tersebut terdiri dari 16 ibu hamil (bumil), 14 ibu menyusui (busui), dan 151 balita. Proses pendistribusian turut didampingi oleh 4 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan total 8 orang kader pendamping yang bertugas memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.


Diano Tino Tandaju menegaskan bahwa peninjauan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai sasaran dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Menurutnya, pengawasan langsung sekaligus menjadi bentuk komitmen BKKBN dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

“Program MBG ini menyasar kelompok paling rentan, sehingga pendampingan dan pengawasan di lapangan harus dilakukan secara optimal. Sinergi antara BKKBN, DPPKBP3A Kota Gorontalo, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Penyuluh KB, dan Tim Pendamping Keluarga sangat menentukan keberhasilan pemenuhan gizi ibu dan anak,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan lintas sektor serta peran aktif TPK di tingkat kelurahan menjadi faktor kunci dalam memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui peninjauan ini, BKKBN Provinsi Gorontalo berharap kualitas dan jangkauan distribusi Program MBG terus meningkat. Program tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui pemenuhan gizi yang optimal bagi ibu dan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....