Program Koin Stunting Dorong Sanitasi Sehat Limboto
- 26 Jan 2026 07:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya dilakukan melalui pemenuhan asupan gizi, tetapi juga dengan perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Hal ini diwujudkan oleh Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Limboto melalui Program Koin Stunting yang telah berjalan sejak tahun 2025.
Hasil dari gerakan kolektif tersebut diwujudkan dalam pembangunan jamban sehat dan sarana air bersih bagi Keluarga Berisiko Stunting (KRS). Kali ini, bantuan tersebut diterima oleh Mamat Hasan, warga Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu, 21 Januari 2026
Koordinator Wilayah Balai KB Kecamatan Limboto, Abdurahman Kango, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari pengumpulan Koin Stunting yang dihimpun secara gotong royong oleh para penyuluh KB, kader, serta partisipasi masyarakat di wilayah Kecamatan Limboto.
Peresmian jamban sehat dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju dan dirangkaikan dengan kegiatan Rapat Kerja Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Limboto. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Gorontalo, Camat Limboto yang diwakili Sekretaris Camat, Lurah Bongohulawa, serta seluruh kader IMP.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di lokasi jamban yang telah dibangun. Keluarga penerima manfaat menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur.
“Alhamdulillah, dengan adanya jamban ini saya dan keluarga sangat terbantu. Dulunya masih harus ke sungai, sekarang sudah tidak lagi,” ungkap Mamat Hasan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Gorontalo, Rismawati Arsyad menyampaikan apresiasi atas inisiatif Balai KB Kecamatan Limboto yang mampu menggerakkan potensi gotong royong melalui Program Koin Stunting. Menurutnya, pendekatan ini menjadi contoh nyata bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat, khususnya kader dan penyuluh di lapangan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju, menegaskan bahwa intervensi sanitasi seperti pembangunan jamban sehat merupakan bagian penting dalam upaya menurunkan stunting. Lingkungan yang bersih dan sehat, kata dia, dapat mencegah penyakit infeksi yang berpotensi menghambat tumbuh kembang anak. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penyuluh KB dan kader IMP yang secara konsisten menggerakkan Program Koin Stunting sebagai bentuk aksi nyata percepatan penurunan stunting di tingkat keluarga.
Pada rangkaian kegiatan Rapat Kerja IMP tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan paket nutrisi kepada sejumlah Keluarga Berisiko Stunting yang turut hadir. Bantuan ini diharapkan dapat melengkapi intervensi yang telah dilakukan sehingga penanganan stunting berjalan secara komprehensif, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun perbaikan lingkungan kesehatan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....