Hingga Oktober, 17 Kopdes di Kabgor Sudah Beroperasi

  • 25 Okt 2025 20:09 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo: Sejak diluncurkan pada 21 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Koperasi dan UKM terus mendorong percepatan operasional Koperasi Merah Putih (KMP) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat di setiap desa. Sabtu (25/10/2025).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib mengungkapkan, 205 koperasi yang ada telah memenuhi persyaratan legalitas usaha, sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan koperasi. Dari total koperasi tersebut, 48 diantaranya sudah memiliki kantor sendiri, dan 17 lainnya telah menjalankan aktivitas usaha secara aktif.

“Sampai bulan Oktober ini tercatat sudah ada 17 koperasi yang menjalankan usahanya secara aktif, sudah bertambah dari saat launching yang hanya ada dua koperasi yang menjadi percontohan,” ungkap Arifin.

Ia mengakui adanya berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi para pengurus dalam memulai bisnis koperasi, salah satunya terkait modal awal. Untuk mengatasi masalah tersebut, seluruh koperasi yang belum beroperasi didorong segera mengaktifkan akun Simkopdes.

“Saat ini kami terus mendorong koperasi mengaktifkan aplikasi Simkopdes. Melalui sistem ini, para pengurus diharapkan segera menjalin kerja sama dengan BUMN sebagai pemasok barang, sehingga mereka secepatnya bisa mengajukan pinjaman modal melalui bank Himbara,” tuturnya.

Pemerintah daerah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terus bertambah hingga akhir tahun ini. Arifin menyebut, pada 17 Oktober 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah memulai pembangunan tiga gerai koperasi yang tersebar di Desa Yosonegoro, Toyidito, dan Sukamakmur.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas penguatan sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi. Dalam waktu dekat akan digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi 410 pengurus koperasi merah putih, dengan harapan mereka dapat mengola bisnis koperasi secara professional.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....