Kemenag Gorontalo Sosialisasikan Pemanfaatan Masjid di tengah Arus Mudik-Balik
- 31 Mar 2026 01:37 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pada hari terakhir pelaksanaan Safari Subuh Ramadan 1447 H/2026 M, di Masjid Al-Mutaqadir, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Asrul Lasapa, menyampaikan sosialisasi mengenai kriteria Masjid Ramah Pemudik kepada para jemaah.
Dalam penyampaiannya, Asrul menjelaskan bahwa konsep Masjid Ramah Pemudik tidak hanya berkaitan dengan lokasi masjid yang berada di jalur transportasi pemudik, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan yang mendukung kenyamanan masyarakat. Menurutnya, terdapat lima kriteria utama, yakni ramah anak dan perempuan, ramah lansia dan penyandang disabilitas, ramah terhadap umat agama lain, ramah lingkungan, serta ramah musafir.
“Masjid Ramah Pemudik bukan sekadar masjid yang berada di jalur perjalanan pemudik, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang nyaman dan inklusif bagi semua kalangan,” jelas Asrul.
Ia menambahkan, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial dan kemasyarakatan yang terbuka bagi siapa saja.
Lebih lanjut, Asrul mengungkapkan bahwa di Provinsi Gorontalo terdapat sekitar 173 masjid yang berada di sepanjang jalur trans, baik jalur trans utara maupun selatan, yang kerap dilalui pemudik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 masjid yang tersebar di wilayah kerja 36 Kantor Urusan Agama (KUA) telah ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa masjid-masjid tersebut telah terintegrasi dalam aplikasi Masjid Ramah Pemudik yang memuat informasi penting, seperti nama masjid, foto, serta titik lokasi yang terhubung dengan peta digital. Melalui aplikasi ini, para pemudik diharapkan dapat dengan mudah menemukan tempat singgah untuk beristirahat, menunaikan ibadah, maupun melepas lelah selama perjalanan.
“Dengan adanya aplikasi ini, para pemudik dapat dengan mudah mengakses informasi masjid yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan, sehingga dapat beristirahat dan beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan Safari Subuh Ramadan terakhir tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Kaswad Sartono, Kepala Kankemenag Kabupaten Bone Bolango H. Alwin Rans Toma, Kepala Seksi Bimas Islam Ishak Husain, Ketua Tim Urais dan Binsyar Safrianto Kaawoan, Camat Kabila, serta Kepala KUA Kecamatan Kabila Majid Karim bersama para jemaah Masjid Al-Mutaqadir.
Kegiatan Safari Subuh Ramadan ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memberikan pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....