DPRD Gorontalo Pantau Titik Rawan Arus Balik, Infrastruktur Jalan Dinilai Siap

  • 27 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo melalui Komisi III melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan, serta memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan dalam mendukung arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, mengatakan pengamanan arus balik dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan berbagai pihak, seperti kepolisian dan instansi terkait lainnya guna meminimalisir potensi kecelakaan.

“Untuk arus balik ini dilakukan operasi gabungan, dan upaya meminimalisir kecelakaan terus dilakukan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian karena berpotensi rawan kemacetan dan kecelakaan. Di antaranya Bundaran Simpang Lima Telaga, kawasan Tugu Tani Isimu, serta wilayah perbatasan antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara, khususnya di Atinggola.

“Beberapa titik rawan yang kami pantau yaitu di Simpang Lima Telaga, Tugu Tani Isimu, dan perbatasan Gorontalo-Sulawesi Utara di Atinggola,” jelasnya, Kamis 26 Maret 2026.

Sementara itu, untuk wilayah perbatasan Kabupaten Pohuwato dengan Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan masih dalam kondisi aman dan lancar. Hingga saat ini, pihaknya juga belum menerima laporan adanya kecelakaan selama arus balik berlangsung.

Selain itu, Espin menyebut kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan di Gorontalo secara umum telah memadai. Hal ini didukung dengan rampungnya sejumlah pembangunan infrastruktur pada tahun 2025 yang kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Alhamdulillah, infrastruktur yang dibangun pada tahun 2025, baik jalan maupun jembatan, sudah selesai dan bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.

Dalam menghadapi tradisi Lebaran Ketupat yang jatuh pada hari ketujuh setelah Idulfitri, pemerintah juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, khususnya menuju kawasan Kampung Jawa sebagai pusat perayaan.

Rekayasa tersebut meliputi pembagian jalur menuju Tugu Ketupat melalui beberapa ruas jalan, seperti Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Jalan A. Wahab, kawasan Isimu hingga Tugu Tani, serta jalur alternatif melalui Batudaa. Sementara untuk arus balik, ditambah jalur melalui Jalan Perintis yang melintasi kawasan Danau Limboto.

“Rekayasa lalu lintas sudah disiapkan, termasuk pembagian jalur menuju lokasi Lebaran Ketupat dan jalur kembali yang sudah diatur agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tambahnya.

Sejumlah pos pengamanan juga telah disiagakan di berbagai titik strategis, seperti di Telaga, Limboto, Kampung Jawa, Isimu, hingga perbatasan wilayah. Pos pengamanan juga tersedia di wilayah barat Gorontalo, seperti Paguat dan Pohuwato.

Meski demikian, pihak DPRD mengakui masih terdapat beberapa ruas jalan yang memerlukan perbaikan. Namun kondisi tersebut dinilai tidak terlalu mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Memang masih ada ruas jalan yang perlu perbaikan, tetapi tidak terlalu parah dan masih aman dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan arus balik Lebaran, termasuk mobilitas masyarakat menuju daerah lain seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, hingga Makassar, dapat berjalan lancar dan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....