Masjid Ramah Pemudik, Gorontalo Buka 24 Jam Layani Pemudik

  • 23 Mar 2026 09:31 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Program Masjid Ramah Pemudik di Provinsi Gorontalo mulai dioptimalkan dengan menghadirkan layanan 24 jam di sejumlah masjid yang berada di jalur utama mudik. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat yang aman dan nyaman selama perjalanan.

Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Gorontalo, Syafrianto Kaawoan, mengatakan pelaksanaan program ini tersebar di puluhan kecamatan dengan memanfaatkan masjid-masjid besar di tingkat kecamatan.

“Untuk pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik di Gorontalo ini di 36 kecamatan dan setiap kecamatan ada dua masjid. Jadi pada umumnya masjid besar kecamatan itu yang difungsikan. Pada program ini masjid-masjid yang berlokasi di jalur utama diminta untuk buka 24 jam,” ucap Syafrianto, ucap Syafrianto, kepada RRI, Minggu 22 Maret 2026

Ia menjelaskan, layanan yang disediakan tidak hanya sebatas tempat ibadah, tetapi juga fasilitas pendukung yang sangat dibutuhkan pemudik, seperti tempat istirahat hingga kebersihan sarana pendukung.

“Layanan di Masjid Ramah Pemudik ini oleh pusat diminta selain memberikan layanan istirahat, juga memastikan kebersihan masjid tetap terjaga termasuk toilet agar tetap bersih karena sangat dibutuhkan oleh para pemudik,” kata Syafrianto.

Selain itu, pengelola masjid juga diminta menyediakan fasilitas tambahan seperti pengisian daya baterai telepon genggam hingga layanan sederhana lainnya untuk menunjang kebutuhan pemudik.

“Pengisian daya baterai HP atau gadget juga diminta difasilitasi oleh takmir masjid. Termasuk mungkin ada masjid yang menyediakan kopi gratis atau kebutuhan sahur, khususnya di bulan puasa, itu juga diharapkan bisa disiapkan,” tambahnya.

Menurutnya, masjid akan menjadi titik persinggahan penting bagi para pemudik, sehingga aspek keamanan dan kenyamanan harus benar-benar diperhatikan oleh pengelola.

“Masjid ramah pemudik ini nantinya akan menjadi tempat persinggahan banyak orang, jadi harus dipastikan kebersihan dan keamanannya. Kami minta badan takmirul masjid untuk berkreasi agar masjid tetap ramah dan terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan tempat istirahat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran program ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara, sekaligus menjadikan masjid sebagai alternatif utama tempat singgah bagi para pemudik. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....