Kemenag Gorontalo Siapkan 72 Masjid Ramah Pemudik
- 23 Mar 2026 09:27 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo menyiapkan puluhan masjid dalam program Masjid Ramah Pemudik untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Program ini bertujuan mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus layanan sosial keagamaan.
Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Gorontalo, Syafrianto Kaawoan, menjelaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik sebenarnya sudah pernah dijalankan sebelumnya, namun kini mulai digaungkan secara nasional.
“Kami dari Kementerian Agama memang ada program untuk Masjid Ramah Pemudik, dan ada beberapa masjid yang diarahkan untuk menjalankan program ini. Program ini sebenarnya sudah ada sejak tahun sebelumnya, tetapi secara nasional baru booming sekarang ini,” ucap Syafrianto, kepada RRI, Minggu 22 Maret 2026
Ia mengatakan, konsep program ini tidak hanya menjadikan masjid sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi para pemudik yang melintas, terutama di jalur-jalur utama.
“Konsepnya bagaimana memanfaatkan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga berfungsi untuk sosial keagamaan, termasuk pelayanan terhadap pengemudi. Ini memaksimalkan potensi masjid yang kebanyakan berada di pinggir jalan,” kata Syafrianto.
Menurutnya, kondisi geografis Gorontalo yang memiliki jalur mudik dari arah utara dan selatan menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program ini. Masjid-masjid yang berada di sepanjang jalur tersebut diharapkan dapat memberikan fasilitas istirahat bagi pemudik.
“Apalagi di Gorontalo ini ada pemudik dari sisi selatan maupun dari sisi utara. Ini yang menjadi konsep dari pusat yang kemudian diterapkan oleh masing-masing provinsi,” tambahnya.
Secara nasional, jumlah masjid yang terlibat dalam program ini mencapai ribuan. Sementara untuk Provinsi Gorontalo, pihak Kemenag telah menetapkan puluhan masjid yang siap memberikan layanan.
“Untuk nasional kurang lebih 6.800-an masjid. Untuk Provinsi Gorontalo ada 72 masjid. Sebenarnya sebelumnya terdaftar 173, tetapi kami memilih yang berada di ruas jalan utama saja,” jelasnya.
Syafrianto menambahkan, masjid yang dipilih tersebar di 36 kecamatan yang berada di jalur utama mudik, baik dari arah utara maupun selatan. Dengan demikian, diharapkan para pemudik dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan selama perjalanan melalui fasilitas yang disediakan di masjid. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....