Komisi III DPRD Hadiri Rakor Kesiapan Angkutan Lebaran

  • 02 Mar 2026 07:26 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menghadiri Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran Tahun 2026, Jumat 28 Februari 2026, yang membahas kesiapan arus mudik dan arus balik Idulfitri melalui penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah unsur strategis, di antaranya Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang didampingi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta unsur Forkopimda seperti Kapolda, Kajati, Danrem, Kabinda, Danlanal Gorontalo, Komandan Satradar, BMKG, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Dinas Perhubungan, Sekretaris Daerah, dan para asisten pemerintah daerah.

Rapat koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi serta kelancaran mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah menekankan pentingnya konektivitas jalur mudik yang terkoordinasi melalui berbagai moda transportasi. Selain itu, dinamika cuaca juga terus dipantau oleh instansi terkait guna menjamin keselamatan perjalanan.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diprediksi terjadi lonjakan pergerakan masyarakat sebesar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk wilayah Provinsi Gorontalo, jumlah pergerakan diperkirakan mencapai 143.000 orang, dengan arus kendaraan terbanyak berasal dari arah Manado dan Palu.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mendorong penerapan kebijakan Work From Home (WFH) serta pengaturan arus mudik dan arus balik secara bertahap guna menghindari penumpukan pada waktu tertentu. Fasilitas pendukung seperti rest area juga disiapkan, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.

Selain arus mudik dan balik, pemerintah turut memberi perhatian pada pengelolaan destinasi wisata di Gorontalo yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan menjelang perayaan Hari Raya Ketupat pasca-Lebaran.

Espin menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik, sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran 2026.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat semakin memantapkan kesiapan infrastruktur transportasi serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

Rekomendasi Berita