Kakanwil BPJSTK Suci Rahmat: Perisai Harus Jadi Garda Terdepan Jaminan Sosial

  • 06 Sep 2026 18:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Secangkir kopi menjadi pembuka percakapan, tetapi validitas data dan masa depan perlindungan pekerja menjadi topik utama. Suasana hangat mewarnai kegiatan “Coffee Bareng Kakanwil Bersama Agen Korporasi dan Perisai” yang digelar BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Yulia Gorontalo, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku (Sulama) dengan para agen korporasi dan Penggerak Jaminan Sosial (Perisai) yang selama ini menjadi ujung tombak perluasan kepesertaan.

Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sulama, Suci Rahmat, menegaskan satu pesan penting: mengejar kepesertaan tidak boleh mengorbankan validitas data.

“Jangan sampai kita mendaftarkan orang yang sudah meninggal. Eligibility peserta harus jelas dan data harus benar,” tegas Suci.

Menurutnya, kualitas kepesertaan bukan hanya diukur dari berapa banyak orang yang berhasil didaftarkan, tetapi juga dari seberapa akurat dan dapat dipertanggungjawabkan data tersebut.

Karena itu, proses pendaftaran harus dilakukan secara cermat. Salah satu penguatan yang diterapkan adalah kewajiban foto diri saat proses pendaftaran.

“Sekarang memang diminta untuk foto diri pada saat pendaftaran. Ini penting agar tidak terjadi salah orang dan data peserta benar-benar sesuai dengan orang yang didaftarkan,” jelasnya.

Perisai Bukan Sekadar Pendaftar

Di hadapan para agen, Suci Rahmat juga memberikan tantangan baru. Menurutnya, Perisai tidak boleh berhenti pada aktivitas mencari dan mendaftarkan peserta.

Perisai harus menjadi komunikator, edukator sekaligus penggerak jaminan sosial di tengah masyarakat.

“Peran Perisai bukan hanya mendaftarkan peserta. Yang lebih penting adalah memberikan edukasi, mengingatkan peserta dan memastikan mereka memahami manfaat serta kewajibannya,” ujarnya.

Para Perisai didorong untuk aktif menjelaskan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, besaran iuran, mekanisme pembayaran hingga pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif.

Kemudahan pembayaran melalui berbagai kanal, termasuk Indomaret, Alfamart, Kantor Pos maupun fasilitas autodebet, juga harus terus disosialisasikan kepada peserta.

Dengan demikian, peserta tidak hanya masuk dalam sistem perlindungan, tetapi juga memahami bagaimana mempertahankan perlindungan tersebut secara berkelanjutan.

Data Valid, Perlindungan Maksimal

Suci menegaskan, tantangan perluasan kepesertaan ke depan tidak semakin ringan. Justru dibutuhkan agen yang semakin aktif, responsif dan mampu membangun komunikasi dengan pekerja hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Kalau datanya benar, orangnya benar dan kepesertaannya aktif, maka perlindungan yang kita berikan juga akan semakin tepat sasaran,” katanya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pembinaan agen korporasi dan Perisai, agar ekspansi kepesertaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tata kelola.

Rina Umar: Kolaborasi Harus Diperkuat

Wakil Kakanwil Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sulama, Rina Umar, turut mendorong agar komunikasi dan koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan agen korporasi serta Perisai semakin diperkuat.

Menurutnya, keberadaan agen merupakan kekuatan strategis dalam menjangkau pekerja yang selama ini belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Semakin kuat kolaborasi, semakin luas pekerja yang bisa kita lindungi,” menjadi semangat yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Sanco Simanullang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pohuwato Sri Muliana, serta jajaran kepala bidang dan para agen korporasi dan Perisai.

Suasana Coffee Bareng Kakanwil pun berlangsung cair. Tidak sekadar pembinaan, forum ini menjadi ruang untuk mendengar langsung berbagai pengalaman, tantangan dan masukan dari para agen yang berhadapan langsung dengan masyarakat.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....