Mengenal Tarian Ayun Luci, Tradisi Masyarakat Kerinci
- 27 Agt 2024 19:41 WIB
- Jambi
KBRN, Sungaipenuh: Sesui namanya tarian ini khas dengan gerakan mengayunnya. Yakni mengayunkan wadah atau tampah.
Arti tarian ini sendiri menggambarkan orang yang sedang mengusir hama sebab tarian ini sering dibawakan saat upacara yang dilaksanakan para petani kala menanam beras bermaksud agar beras yang ditanam tidak dirusak oleh hama.
Inovasi dan bentuk ketertarikan masyarakat terhadap trend tentu menjadi salah satu yang harus dimanfaatkan dalam melestarikan ragam nusantara salah satunya dengan menjaga tarian tradisional agar tidak hilang nilai kearifannya. Dalam hal ini, tarian tradisional diharapkan mampu mendorong setiap insan agar lebih peduli dan terbuka dalam menjaga setiap warisan budaya.
Tari Ayun Luci merupakan tarian khas Kerinci yang ditampilkan saat musim tanam padi sebagai simbol harapan agar mendapatkan hasil yang bagus ketika musim panen tiba.
Tari ayun luci berasal dari Kerinci tepatnya dari Desa Siulak. Ayun dalam bahasa Siulak adalah mengayun, luci itu bearti jatuh. ngadu berti mengadu dan sakti bearti kesaktian yang kemudian di artikan mengadu kesaktiaan. tari ini dibawakan pada saat tertentu seperti pada pekan budaya Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci. Tari ini dibawakan oleh penari pria dan wanita.
Tari ini sangat sakral dan bernuansa mistis penari bisa kemasukan dan menari tanpa sadar bahkan seringkali sampai pingsan. sebelum menari biasanya didahului oleh upacara dengan kemenyan sebagai tanda "minta izin" kepada nenek moyang. penari laki-laki akan menari sembari memperlihatkan kekebalan tubuh mereka dari benda tajam. dan penari wanita menari sambil menginjak beling tetapi tidak terluka sedikitpun, berjalan diatas telur dan telur masih utuh dan berbagai gerakan lainnya. dan ada gerakan keris yang bisa berdiri tegap padahal hanya disentuh ujung jari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....