Arti Pijar Lilin dan Simbol Pita Merah

  • 23 Mei 2024 19:09 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Pijar lilin yang mengelilingi simbol pita merah dalam Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN), memiliki arti. Bentuk empati mengenang mereka yang telah pergi, menghapus stigma dan diskriminasi, bentuk kampanye, serta dukungan bagi aktivis HIV/AIDS.

Dilansir dari detik.com, lilin melambangkan harapan hidup bagi mereka dengan HIV. Pita warna merah dipilih sesuai warna darah, yang menjadi tempat masuk dan berkembangnya virus HIV di tubuh.

Pita merah ini juga membentuk lengkungan, yang melambangkan jantung-hati atau cinta. Bahkan sudah menjadi simbol solidaritas internasional dan dukungan bagi orang yang hidup dengan HIV.

Melansir iac.or.id, Malam Renungan AIDS Nusantara yang secara internasional disebut International AIDS Candlelight Memorial, dimulai sejak tahun 1983. Event ini dilakukan pada bulan Mei hampir di setiap negara.

Momen ini bukan sekedar seremonial, melainkan kampanye global. Sebagai pengingat, bahwa jutaan ribu orang di dunia meninggal karena HIV/AIDS.

Pijar lilin dan simbol pita merah menandai semangat hidup dan pentingnya dukungan untuk mereka yang hidup dengan HIV. Hentikan penyebaran HIV/AIDS, say no to free sex, say no to drugs, stop stigma, jauhi virusnya bukan orangnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....