Tari iyo-iyo, tarian sakral ungkapan rasa syukur.
- 18 Mei 2024 23:21 WIB
- Jambi
KBRN,Sungai Penuh : Tari iyo iyo adalah sebuah tari tradisi yang biasanya dilaksanakan bersamaan dengan upacara kenduri sko, tari ini sudah ada sejak lama, dan kehadirannya bersamaan dengan kenduri sko, kata iyo iyo berasal dari yo yo maksudnya membenarkan atau mengiyakan yang disampaikan oleh para nenek Mama atau pemimpin adat (depati)
Pada saat benda pusaka diturunkan dari tempatnya maka para kaum wanita bersama-sama menyambut sambil menarikan iyo iyo. Mereka menari sambil menyanyi (tale) yang mengiringi geraknya, setelah benda pusaka tersebut diturunkan lalu dicuci, selanjutnya diperlihatkan di hadapan masyarakat dan dibawa ke halaman atau tanah lapang.
Sebelum tari iyo iyo dilaksanakan harus didahului oleh pencak silat yang dilakukan oleh hulubalang maka kaum perempuan kembali menari io-iyo bersama, dengan diiringi musik yang terdiri dari gendang, gong dan gumbe.
Sampai saat ini tari iyo iyo masih dilaksanakan oleh masyarakat di kota Sungai Penuh dan kabupaten kerinci yang dipergunakan pada saat kenduri sko, baik pada saat penurunan dan pencucian benda pusaka, maupun pada saat pengangkatan pemangku adat (Depati). Tari iyo iyo adalah bentuk penghormatan dan pengagungan terhadap alam, nenek moyang sebagai pendahulu dan pemangku adat (Depati) sebagai pemimpin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....