Di Pasar Hamadi Ikan hanya Mati Sekali

  • 07 Jan 2024 19:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jayapura: Pasar Ikan Hamadi menjadi salah satu pusat pemasaran ikan untuk masyarakat di Jayapura, baik wilayah kota maupun kabupaten. Terletak di kawasan Hamadi, pasar ikan ini ramai dikunjungi warga setiap harinya.

Di pasar ikan ini para nelayan lokal menggantungkan harapan menjual hasil tangkapan untuk menghidupi keluarga. Pasar ini lokasinya berdekatan dengan tempat parkir ratusan perahu nelayan.

Jadi tiap kali selesai melaut, nelayan tidak perlu pergi jauh untuk membawa hasil tangkapannya. Di laut mereka mencari ikan dan setelah mendarat bisa langsung menjajakannya, baik langsung atau lewat orang lain.

Penjual ikan pasar Hamadi sedang melakukan aktivitas sambil menunggu pembeli (Foto:RRI/Wikan Yudistira )

Farel, salah seorang penjual ikan di Pasar Hamadi, mengaku setiap harinya mampu menjual sekitar 30-50 ekor ikan tuna yang diambil dari nelayan lokal. Ikan tuna dengan bobot 10-12 kilogram ini mampu mendatangkan keuntungan antara Rp300-500 ribu per hari.

“Semua ikan saya ambil dari nelayan lokal yang melaut semalam. Harganya bervariasi, sesuai ukuran dan berat ikan itu sendiri,” kata Farel.

“Saya jual ikan dalam bentuk potongan. Namun ada juga pembeli yang minta ikan utuh,” Farel, menambahkan.

Ikan hasil tangkapan nelayan lokal sebagian telah memiliki mata rantai pasar. Termasuk untuk memenuhi permintaan pengelola warung, rumah makan, restoran, maupun hotel.

Pesanan dalam bentuk potongan ikan berlangsung setiap hari. Pedagang khusus untuk melayani semua permintaan juga sudah tersedia.

Faisal, pedagang ikan yang sedang berbelanja di sini, mengungkapkan setiap hari mengantar sekitar 500 potongan ikan. Semuanya diambil dari penjual ikan di Pasar Hamadi.

“Pelanggan ada dari rumah makan, restoran, hingga hotel. Mereka pelanggan dari Kotaraja dan Abepura, bahkan ada pula Sentani,” kata Faisal.

Dengan sepeda motor yang dimiliki, pria asal Makassar ini, mengaku setiap hari mengelilingi kota dan kabupaten untuk memenuhi permintaan pelanggan. Hasil dari bisnis ikan ini dikatakan Faisal cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Profesi sebagai penjual ikan telah ditekuni Farel dan Faisal sejak bertahun-tahun lamanya. Meski diakui ada pasang surut yang dialami, terutama saat terjadi pandemi Covid-19.

Pasar Hamadi merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Jayapura. Tempat ini selalu padat pengunjung karena letaknya strategis, mudah dijangkau dengan cepat dari semua arah.

Selain berbelanja aneka kebutuhan rumah tangga, datang ke Pasar Hamadi pun dapat bonus langsung menikmati keindahan pantai. Fakta itu yang menjadi daya tarik para pengunjung.

Hasil tangkapan nelayan lokal kemudian dijual di Pasar Hamadi yang terkenal padat dan ramai pengunjung. Kondisi ini mungkin sama dengan pasar ikan lain di berbagai daerah, tetapi mungkin hasil tangkapan yang mungkin berbeda.

Itu karena tidak jarang kita dapat melihat langsung bagaimana hiu cucut, gurita raksasa, ikan baracuda, atau tuna raksasa. Ikan-ikan itu diperjualbelikan secara terbuka.

Selain itu semua ikan di Pasar Ikan Hamadi masih dalam kondisi segar. Karena di pasar ini ikan hanya mati sekali, bukan berkali-kali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....