Regenerasi Atlit, Pengurus Akuatik Indonesia Memasyarakatkan Olahraga Renang

  • 02 Des 2023 20:53 WIB
  •  Kediri

KBRN . Kediri : Sebagai salah satu cabang olahraga, renang sangat baik untuk kesehatan semua kalangan dari anak-anak sampai lansia. Banyak sekali manfaat yang diperoleh melalui renang diantaranya yaitu dapat mengurangi resiko arthritis, membuat umur lebih panjang, menjaga kebugaran jantung, membentuk dan menguatkan otot, dan melatih keseimbangan tubuh.

Salah satu hasil riset menyebutkan bahwa berenang merupakan salah satu olahraga terbaik karena melibatkan seluruh anggota tubuh untuk aktif bergerak. Namun tentunya, olahraga satu ini memang perlu kemampuan khusus yang harus di pelajari. Merujuk pada hal ini, Akuatik Indonesia yang sebelumnya memiliki nama PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia), organisasi yang mengatur olahraga renang didirikan pada 21 Maret 1951, memiliki perhatian khusus dalam mencari bibit-bibit atlit dan pelatih renang serta menyelenggarakan kejuaraan olahraga akuatik diantaranya kejurnas renang, polo air, loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan kejurnas master.

Kabupaten Kediri juga memiliki organisasi Akuatik Indonesia yang terus konsisten melakukan pelatihan dan pembinaan para atlit renang baik tingkat regional maupun nasional guna meningkatkan kualitas mereka. Dalam satu kesempatan wawancara di RRI Kediri yang ditayangkan melalui segmen pemberdayaan masyarakat ‘Kiprah Indonesia’ pada Sabtu (02/12), Zainul Arifin, Pengurus Akuatik Indonesia Wilayah Kabupaten Kediri banyak mengulas potensi atlit-atlit renang muda di wilayahnya.

"Prestasi atlit renang di Kediri patut dibanggakan dengan perolehan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu di Porprov 2023. Hal ini tak lepas dari peran serta seluruh pegiat renang mulai dari atlit itu sendiri, wali murid, dan pihak-pihak terkait yang memiliki atensi didalamnya. Berbicara prestasi maka tak lepas dari potensi atlit Kabupaten Kediri yang kita miliki saat ini. Tentunya juga tak lepas dari perjuangan atlit-atlit terdahulu juga," tutur Zainul yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Kediri.

Saat ini di Kabupaten Kediri memiliki 350 perenang yang terdata di keanggotaan Perkumpulan Akuatik Indonesia, terdiri dari atlit, penggemar olahraga renang, yang terus dikawal melalui pola pembinaan terbaik hingga mereka mampu berjuang untuk Kabupaten Kediri bahkan ke tingkat nasional dan internasional.

"Semua ini berkat peran pengurus yang terus memasyarakatkan olahraga renang. Bagi orang tua, sebaiknya mulai memperkenalkan olahraga renang ke anak-anaknya karena manfaatnya yang begitu banyak selain untuk kebugaran, tentunya juga bisa menyembuhkan beberapa penyakit," imbuh Zainul seraya menjabarkan bahwa renang merupakan olahraga murah meriah dan minim resiko dengan berjuta manfaat.

Kabupaten Kediri memiliki wilayah yang sangat luas dan hampir setiap kecamatan memiliki kolam renang sehingga disinilah letak peran para pengurus Akuatik Indonesia di daerah ini dari lini pelatih yang juga turut diperhatikan agar terus berupaya mengembangkan atlit-atilt muda berbakat. Salah satu upaya adalah dengan memberikan fasilitas coaching clinic bagi para pelatih di setiap kolam renang yang ada. Tidak hanya itu, para pelatih juga turut mendapatkan lisensi pelatih dari pengurus sehingga club-club yang sudah terbentuk memperoleh status yang resmi.

“Selain dari segi kualitas dan SDM pelatih dan atilit renang yang lebih terarah dan terlatih, harapannya ketika ada pengunjung datang ke satu kolam renang, mereka bisa mengetahui bahwa sudah ada sekolah atau klub renang yang resmi dinaungi oleh pengurus Akuatik Indonesia sehingga dipastikan peminat olahraga renang lebih banyak. Dengan demikian prestasi-prestasi gumilang olahraga renang di Kabupaten Kediri juga sangat dimungkinkan terus bermunculan," tandas Zainul sembari mengajak dan memotivasi masyarakat Kediri untuk lebih mengenal dan mencintai olahraga air ini. (Willy Anugrah)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....