BERITA FOTO: Libur Paskah di Kayutangan, Antara Lensa dan Keringat
- 04 Apr 2026 09:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Warga yang berlari, sebagian diselingi berjalan santai dengan berbagai outfit menarik, terlihat tetap nyaman saat dibidik dari kejauhan
- Suasana ini menciptakan interaksi unik antara fotografer dan masyarakat
- Di tengah udara sejuk Kota Malang, keberadaan pedagang kuliner kaki lima, kafe, hingga alunan musik dari band jalanan turut melengkapi keceriaan
PAGI di Kayutangan Heritage, Malang, Jawa Timur, dipenuhi langkah ringan dan semangat warga saat libur Paskah. Di antara mereka, fotografer olahraga bersiap mengabadikan setiap momen.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, dengan suasana yang terasa hangat dan hidup. Sejumlah fotografer tersebar di titik-titik strategis di kawasan tersebut.



Setiap warga yang berlari mengarah ke lokasi mereka, fotografer langsung bersiap dengan kamera andalannya. Mereka membidik dengan berbagai efek untuk menangkap momen terbaik.
Beragam kamera dengan lensa tele, dari jarak pendek hingga panjang, tampak disiapkan. Hasil bidikan kemudian ditayangkan melalui media sosial masing-masing fotografer.



Warga berlari dan sebagian berjalan santai dengan outfit menarik, tetap nyaman saat dibidik dari kejauhan. Sebagian lainnya membawa sepeda, menciptakan interaksi unik antara fotografer dan masyarakat.
Ada warga yang tetap fokus menatap ke depan saat melintas. Namun, tidak sedikit yang merasa terhibur dan membalas bidikan kamera dengan senyum serta gesture tangan.
Pada pagi itu, sekitar pukul 06.50 WIB, lalu lintas di kawasan tersebut terpantau lengang. Pengendara roda dua maupun roda empat melintas dengan tertib, meski sebagian kecil badan jalan digunakan warga untuk berolahraga.
Di sisi lain, trotoar di sepanjang kawasan juga dimanfaatkan warga dari berbagai usia untuk beraktivitas fisik. Kehadiran masyarakat dari beragam kalangan menambah semarak suasana pagi.


Di tengah udara sejuk Kota Malang, keberadaan pedagang kuliner kaki lima, kafe, hingga alunan musik dari band jalanan turut melengkapi keceriaan. Keringat yang mengalir menjadi simbol semangat menjaga kesehatan sekaligus mempererat interaksi sosial di ruang publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....