Eliana, dari Buruh Cuci Menjelma Juara Angkat Berat ASEAN Para Games

  • 23 Jan 2026 19:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Nakhon Ratchashima - Sorak sorai penonton menggema saat bendera Merah Putih berkibar gagah di angkasa Thailand pekan ini. Eliana tidak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis dari seorang buruh cuci menjadi juara.

Wanita tangguh ini baru saja meraih medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025. Ia sukses mencatatkan angkatan terbaik seberat 78 kilogram dalam kelas 41 kilogram putri tersebut.

Peristiwa bersejarah bagi hidupnya itu berlangsung haru pada hari Rabu, 21 Januari 2026 lalu. Eliana berhasil menumbangkan lawannya yang merupakan peraih medali emas edisi sebelumnya asal negara Filipina.

"Alhamdulillah saya bisa menjalankan lomba ini dengan baik. Emas ini saya persembahkan untuk masyarakat Indonesia, untuk keluarga saya, untuk orang-orang yang sudah mendukung saya dan tentunya tim pelatih," ungkap Eliana.

Kisah sukses ini bermula dari desa kecil di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Eliana menjalani hari-hari yang berat sebagai buruh cuci baju tetangga sebelum mengenal dunia olahraga.

Upah yang ia terima setiap harinya tidak menentu dan bergantung pada kebaikan hati tetangganya. Jumlah uang yang ia dapatkan kadang hanya cukup untuk makan seadanya bersama keluarga tercinta.

"Setelah ikut kejuaraan nasional di Solo itu saya vakum, tidak latihan lagi. Saya mengisi kesibukan dengan gosok baju rumahan," ucap Eliana, Jumat, 23 Januari 2026.

"Ada yang diantarkan ke rumah saya atau saya yang datang ke rumahnya. Bayarannya ya terserah mereka," katanya.

"Saya tidak pernah menentukan dibayar berapa. Pernah dibayar Rp25 ribu, ada juga yang lebih dari Rp100 ribu."

Dukungan sang ibu menjadi obat paling ampuh untuk memulihkan kepercayaan diri Eliana yang hancur. Wanita ini perlahan bangkit dan menemukan jalan hidup baru melalui jalur olahraga angkat berat.

"Saya juga sempat ikut mengajar batik tulis di Ponpes Bina Insani, daerah Susukan. Tetapi kemudian di tahun 2023, saya diajak lagi sama ketua NPCI Salatiga untuk berlatih tetapi ganti ke cabor angkat berat," ujar Eliana.

National Paralympic Committee Indonesia mengajaknya bergabung kembali untuk berlatih pada tahun 2023 yang lalu. Eliana membuktikan kemampuan dirinya dengan meraih berbagai medali emas dalam kejuaraan tingkat daerah tersebut.

Potensi besar dalam dirinya sudah terlihat jelas oleh tim pelatih sejak pertemuan pertama mereka. Kedisiplinan tinggi dan kemauan keras membuat kemampuannya berkembang sangat pesat dalam waktu cukup singkat.

"Saya melihat raihan ini merupakan buah dari kerja keras Eliana. Dia disiplin dalam latihan. Semua porsi latihan dia selesaikan semua. Tidak banyak mengeluh," kata Pelatih Tim Para Angkat Berat Indonesia Coni Ruswanta.

Eliana kini berdiri tegak di podium tertinggi dengan senyum bangga sambil memegang medali emasnya. Ia berhasil membungkam semua keraguan dan hinaan masa lalu dengan prestasi yang sangat gemilang.

Prestasi ini menjadi tiket emas bagi Eliana untuk melangkah ke ajang Asian Para Games. Tim pelatih Indonesia menaruh harapan besar padanya untuk kembali bersinar di negara Jepang nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....