Wako Alfin Saksikan Final Dandim Cup, Stadion Bergemuruh
- 01 Okt 2025 21:55 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh: Sore itu, Stadion KONI Sungai Penuh berubah menjadi lautan manusia. Ribuan pasang mata tertuju pada lapangan hijau, menanti siapa yang akan keluar sebagai juara di partai puncak Dandim 0417/Kerinci Cup 2025. Atmosfer panas, teriakan suporter bergemuruh, dan genderang dipukul tanpa henti—semuanya melebur menjadi satu, menciptakan suasana yang jarang ditemui di kota kecil ini.
Di tribun utama, hadir sejumlah tokoh penting. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, tampak duduk berjejer bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekda Alpian, hingga Bupati dan Wakil Bupati Kerinci. Bahkan perwakilan Kapolres Kerinci juga turut hadir. Kehadiran para pejabat daerah memberi warna tersendiri, seolah ingin menunjukkan bahwa sepak bola benar-benar menjadi bahasa pemersatu masyarakat Kerinci Raya.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan ketat. Molten FC Kemantan tampil agresif dengan serangan cepat dari sayap, sementara Buana Putra Sebukar memilih menguasai lini tengah dengan permainan rapi dan sabar. Setiap umpan, setiap tekel, hingga setiap peluang, selalu disambut sorak-sorai penonton yang membuat stadion terasa bergetar.
Namun, sore itu sejarah berpihak pada Buana Putra Sebukar. Melalui strategi serangan balik cepat, mereka berhasil melesakkan tiga gol tanpa balas. Skor 3-0 mengunci kemenangan sekaligus mengantarkan tim asal Sebukar itu sebagai juara. Begitu peluit panjang berbunyi, sorakan membahana, suporter berlari ke pinggir lapangan, dan wajah-wajah penuh haru menghiasi tribun.

Wali Kota Alfin yang menyaksikan langsung jalannya laga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia berdiri, memberikan tepuk tangan panjang, lalu menyampaikan pesan bahwa turnamen ini lebih dari sekadar perebutan trofi.
“Turnamen ini membuktikan semangat sportivitas dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung kegiatan olahraga, karena olahraga mampu menyatukan sekaligus mengharumkan nama daerah,” tegasnya, Rabu (1/10/2025).
Dandim 0417/Kerinci Cup memang bukan sekadar turnamen rutin. Ia adalah pesta rakyat. Setiap tahun, ribuan warga tumpah ruah di stadion, menyaksikan bakat-bakat muda yang lahir dari tanah Kerinci dan Sungai Penuh. Dari lapangan inilah, asa untuk mengangkat nama daerah ke kancah lebih tinggi terus dipupuk.
Dan malam itu, di bawah langit Sungai Penuh yang diterangi sorotan lampu stadion, Buana Putra Sebukar menorehkan sejarah. Kemenangan mereka bukan hanya milik satu tim, melainkan milik semua yang percaya bahwa sepak bola adalah jembatan silaturahmi, semangat, dan kebanggaan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....