Getuk Goreng Bu Diyem, Rasa 1912 Masih Bertahan

  • 09 Agt 2025 16:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Banyumas: Pagi di Sokaraja dimulai dengan aroma gula kelapa dan singkong yang merebak di udara. Di sebuah dapur sederhana, lima orang karyawan bekerja cepat mengolah adonan.

Mas Cahyo, generasi ketiga keluarga Bu Diyem, berdiri mengawasi proses sejak pukul 07.30 WIB. Ia mewarisi bisnis ini dari keluarganya yang memulai usaha pada 1912.

Produksi selesai sekitar pukul 10.30 WIB, tetapi kerja tak berhenti di situ. Ratusan kilogram getuk goreng akan habis dalam sehari

Hari biasa mereka membuat sekitar 130 kilogram. Jika akhir pekan atau libur panjang, jumlahnya bisa melonjak menjadi 250 kilogram.

Getuk goreng dijual Rp40 ribu per kilogram. Sementara varian basah sedikit lebih murah, yaitu Rp38 ribu.

Cahyo sengaja mempertahankan metode dapur tradisional meski dibantu mesin sederhana. Baginya, proses manual memberi hasil rasa yang berbeda.

“Getuk goreng kami punya krenyes, tekstur sedikit kasar. Irisan daging kelapa di dalamnya tetap dipertahankan," ungkapnya saat ditemui RRI di Jalan Soedirman, Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (9/8/7/2025).

Bagian itu yang menurutnya membedakan dari penjual lain. Aroma dan rasa dibuat sedekat mungkin dengan versi lamanya.

Di ruang depan toko, pelanggan datang dan pergi sepanjang hari. Salah satunya Bu Elis, warga Purwokerto, yang sudah membeli sejak 1998.

“Dulu masih muda, sekarang sudah agak tua,” katanya sambil tersenyum. Ia jatuh cinta pada rasa lembut dan manis yang pas.

Bu Elis membeli dua kali sebulan, kadang untuk oleh-oleh keluarga. Bagi tamu dari luar kota, ia selalu merekomendasikan getuk ini.

Meski harga naik, ia tidak berpikir untuk berhenti membeli. “Ekonomi berubah, tapi rasa ini tetap,” ucapnya.

"Pernah mencoba membuat sendiri di rumah, tapi gagal. Yang di sini selalu fresh,” tambahnya.

Bagi banyak orang, getuk goreng Bu Diyem bukan sekadar jajanan. Ia adalah bagian dari cerita panjang Purwokerto yang terus hidup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....