Kenapa Gunting Kuku Tidak Boleh Dipakai Bersama?
- 16 Jun 2025 09:09 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Gunting kuku adalah salah satu alat kebersihan pribadi yang sering dianggap sepele. Tak jarang, satu gunting kuku digunakan bersama oleh seluruh anggota keluarga, bahkan dipinjamkan ke teman atau tetangga. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan risiko kesehatan yang tidak main-main.
Gunting kuku yang digunakan bergantian berpotensi menjadi media penularan penyakit menular, terutama jika orang yang memakainya sebelumnya memiliki luka kecil atau infeksi pada jari.
Penularan penyakit seperti infeksi jamur kuku (onychomycosis), kutu air, hingga hepatitis B dan C bisa terjadi melalui alat tajam atau benda yang menyentuh jaringan tubuh. Studi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menyebutkan bahwa alat manicure/pedicure yang tidak disterilkan berpotensi menyebarkan virus dan bakteri antar individu.
Kebiasaan memakai gunting kuku bersama juga sering kali diiringi dengan kelalaian dalam menjaga kebersihannya. Jarang dicuci, dibiarkan lembap, atau langsung dimasukkan ke laci tanpa dibersihkan lebih dulu membuat bakteri dan jamur mudah berkembang biak di permukaannya.
Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan?
• Setiap orang sebaiknya memiliki gunting kuku pribadi.
• Jika terpaksa menggunakan bersama, pastikan untuk membersihkan dengan alkohol 70% sebelum dan sesudah pemakaian.
• Simpan di tempat kering dan tertutup untuk mencegah kontaminasi lingkungan.
• Ganti secara berkala jika terlihat karat, tumpul, atau berubah warna.
Meskipun terlihat sepele, berbagi gunting kuku bisa jadi pintu masuk penyakit. Menjadikan alat ini sebagai barang pribadi sama seperti kita tidak berbagi sikat gigi, karena kebersihan bukan hanya tentang penampilan, tapi juga soal perlindungan diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....