Sejarah Trem Tulungagung, Jalur Penghubung Masa Kolonial

  • 24 Okt 2024 16:01 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Stasiun Tulungagung, yang kini menjadi pusat lalu lintas kereta api di Daop 7 Madiun, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu penghubung penting di era kolonial. Terletak di pusat kota Tulungagung, stasiun ini tidak hanya melayani jalur kereta jarak jauh dari Blitar ke Kediri, tetapi juga menyimpan kenangan jalur percabangan menuju Trenggalek dan Popoh yang pernah aktif pada awal abad ke-20.

Pada masa kolonial, jalur kereta api ini memainkan peran vital dalam menghubungkan daerah-daerah pedalaman, termasuk wilayah Tulungagung hingga kecamatan Tugu. Jalur tersebut pertama kali selesai pada tahun 1923 dan dikenal dengan nama "Trem," kereta berukuran kecil yang menjadi andalan transportasi antarwilayah. Trem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga membawa dampak ekonomi besar bagi masyarakat yang berada di sepanjang jalur tersebut.

Sayangnya, jalur trem ini resmi dinonaktifkan pada 1 November 1932, dan kini hanya meninggalkan jejak sejarah yang tersebar di berbagai tempat di sekitar Tulungagung. Beberapa bekas rel dan stasiun kecil masih dapat ditemukan, menjadi saksi bisu era kejayaan moda transportasi trem.

Menurut Heritage KAI, Stasiun Tulungagung dibangun bersamaan dengan pengerjaan jalur rel kereta Kediri-Tulungagung-Blitar sepanjang 64 kilometer yang dimulai pada tahun 1883. Pembangunan tersebut dilakukan oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda. Pada masa itu, jalur ini menjadi salah satu urat nadi transportasi utama di Jawa Timur.

Saat ini, Stasiun Tulungagung tetap menjadi stasiun penting yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh, melanjutkan fungsinya sebagai penghubung antarwilayah di Jawa. Meski jalur trem telah lama ditinggalkan, semangat transportasi yang menghubungkan Tulungagung dengan berbagai kota masih tetap hidup di stasiun ini, menghubungkan masa lalu dengan masa kini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....