Polinef Kenalkan Konsep Pariwisata Berkelanjutan Kepada Masyarakat Karas
- 21 Sep 2026 13:54 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Masyarakat Kampung Mas dan Kampung Tarak, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai diperkenalkan dengan konsep pariwisata berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan potensi wisata berbasis masyarakat.
Pengenalan konsep tersebut dilakukan Tim TFCCA Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Fakfak (Polinef). Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan destinasi wisata, kelestarian lingkungan, kehidupan sosial, budaya, dan manfaat ekonomi.
Perwakilan Tim TFCCA, Eldad Chalis, mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan pariwisata di kampung masing-masing. Menurutnya, pemahaman terhadap prinsip pariwisata berkelanjutan perlu dibangun sejak tingkat masyarakat agar pengelolaan potensi wisata dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Sosialisasi yang kami lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Fakfak, khususnya di dua kampung, mengenai konsep pariwisata berkelanjutan,” ujar Eldad.
Ia menjelaskan, pariwisata berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga harus memperhatikan keberadaan lingkungan dan nilai-nilai sosial serta budaya masyarakat setempat. Karena itu, masyarakat perlu dilibatkan dalam setiap proses pengembangan potensi wisata yang dimiliki Kampung Mas dan Tarak.
Sosialisasi tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif dan turut menyampaikan pandangan serta pengalaman mengenai potensi pariwisata di masing-masing kampung. “Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme positif dari masyarakat Kampung Mas dan Tarak,” katanya.
Eldad berharap pemahaman yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam pengelolaan pariwisata di tingkat kampung dengan tetap menjaga lingkungan dan budaya lokal. “Harapannya, masyarakat dapat memahami apa itu pariwisata berkelanjutan dan bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan dengan tetap menjaga lingkungan, budaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....