Aktivitas hiu paus jadi peluang wisata baru Fakfak
- 27 Apr 2026 11:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kabupaten Fakfak, Prayogo Kusuma, menyebutkan bahwa generasi muda, khususnya Gen Z, kini telah cukup mengenal berbagai destinasi wisata lokal yang tersebar di wilayah Fakfak. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan minat terhadap potensi pariwisata daerah.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah destinasi wisata yang dikelola pelaku usaha lokal telah dikenal luas, mulai dari kawasan Distrik Karas hingga wilayah perkotaan. Selain itu, wisata minat khusus seperti birdwatching juga mulai menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah.
Menurutnya, popularitas destinasi tersebut menjadi modal awal yang baik bagi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Fakfak. Namun demikian, upaya promosi dinilai masih perlu ditingkatkan agar tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga mampu menarik wisatawan dari luar daerah bahkan mancanegara.
“Memang secara lokal, masyarakat Gen Z hampir sudah mengetahui destinasi-destinasi wisata yang ada. Ini menunjukkan potensi kita sudah cukup dikenal,” ujar Prayogo.
Lebih lanjut, ia menyoroti peluang besar dari fenomena alam yang tengah terjadi di perairan Fakfak, yakni meningkatnya aktivitas hiu paus atau whale shark yang melintas dan singgah di wilayah tersebut. Fenomena ini dinilai sebagai daya tarik wisata unggulan yang dapat dikembangkan secara maksimal.
Ia membandingkan potensi tersebut dengan sejumlah daerah lain di Indonesia seperti Teluk Cenderawasih, Gorontalo, dan Kaimana, yang telah lebih dahulu dikenal sebagai destinasi wisata hiu paus. Menurutnya, Fakfak memiliki keunikan tersendiri yang tidak kalah menarik.
“Di Fakfak teridentifikasi ada sekitar enam ekor hiu paus yang rutin singgah, baik untuk mencari makan maupun bermigrasi dari utara ke selatan atau sebaliknya,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan pelaku wisata dalam memanfaatkan peluang tersebut, termasuk penyusunan paket wisata yang menarik dan berstandar keselamatan tinggi. Selain itu, para pemandu wisata diharapkan memiliki kualifikasi dan sertifikasi resmi guna menjamin keamanan serta kenyamanan wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....