Wisata petualangan dan premium jadi andalan Fakfak
- 20 Apr 2026 11:22 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak, - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kabupaten Fakfak, Prayogo Kusuma, mengungkapkan strategi pengembangan sektor pariwisata daerah dengan membagi potensi destinasi ke dalam beberapa zona kunjungan wisata. Pembagian ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan wisatawan dengan minat dan tingkat pengalaman yang berbeda.
Prayogo menjelaskan, ke depan pihaknya akan fokus pada pengembangan wisata dengan jenjang Advan dan Premium. Menurutnya, kedua kategori ini memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi pengalaman maupun daya tarik yang ditawarkan kepada wisatawan.
“Ada beberapa zona-zona untuk kita di DPC HPI Fakfak melihat jauh ke depan, yaitu bagian daripada kunjungan wisata yang masuk dalam jenjang Advan ataupun Premium,” ujar Prayogo.
Ia menjelaskan, kategori Advan diperuntukkan bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman petualangan dan aktivitas khusus di lapangan. Destinasi dalam kategori ini menuntut keterampilan tertentu serta kesiapan fisik dari para pengunjung.
“Untuk yang Advan ini adalah bagian daripada destinasi-destinasi wisata yang apabila kita ke lapangan butuh pengalaman-pengalaman tertentu seperti diving, arung jeram, dan juga bird watching,” jelasnya.
Sementara itu, kategori Premium lebih menitikberatkan pada keindahan bentang alam dan nilai budaya yang dapat dinikmati secara menyeluruh tanpa memerlukan aktivitas ekstrem. Kawasan seperti Karas hingga Teluk Berau disebut menjadi contoh destinasi unggulan dalam kategori ini.
“Sedangkan untuk kelas Premium ini lebih menyajikan bentang alam yang bisa dilihat secara keseluruhan, seperti wilayah Karas maupun yang bersifat kultur atau sejarah di Teluk Berau,” tambah Prayogo.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama sejumlah pihak tengah melakukan ekskavasi di salah satu gua peninggalan sejarah di Fakfak. Lokasi tersebut diduga merupakan bagian dari peradaban awal di tanah Papua, berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya.
“Saat ini teman-teman kami sedang melakukan ekskavasi di salah satu goa peninggalan sejarah yang diidentifikasi sebagai peradaban pertama di tanah Papua, berdasarkan jurnal yang terbit tahun 2022,” ungkapnya.
Ia menambahkan, temuan tersebut memperkuat posisi Fakfak sebagai wilayah yang memiliki nilai sejarah tinggi, bahkan disebut lebih awal dibandingkan sejumlah wilayah lain di Papua. Hal ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan dalam pengembangan pariwisata berbasis edukasi dan sejarah di Kabupaten Fakfak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....