Kampung Tanama Gelar Rembuk Cegah Stunting Berkelanjutan
- 25 Nov 2025 13:21 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Kepala Kampung Tanama, Sukur Weripih menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menekan angka stunting melalui penyelenggaraan rembuk stunting bersama warga. Agenda tersebut dilaksanakan di balai Kampung Tanama, Distrik Pariwari, pada Selasa (25/11/2025) dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Menurut Sukur, rembuk stunting merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh warga memahami bahaya stunting serta cara pencegahannya. Dalam kegiatan ini, perangkat kampung bersama masyarakat berdiskusi mengenai program penanganan gizi, pola konsumsi rumah tangga, serta strategi pendampingan bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.
Ia menambahkan, pemerintah kampung Tanama akan meminta dukungan teknis dari instansi terkait untuk memperkuat intervensi stunting. Upaya ini dilakukan agar penanganan gizi masyarakat benar-benar berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Rembuk stunting ini menjadi momen penting bagi kami untuk menyamakan langkah dan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting di kampung,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Babinsa Kampung Tanama yang turut memberikan dukungan moral kepada warga. Menurut Sukur, keterlibatan aparat keamanan merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat secara sosial.
Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti rangkaian penyuluhan, termasuk sesi tanya jawab seputar kesehatan ibu dan anak. Selain itu, perangkat kampung menjelaskan mekanisme pendampingan gizi balita yang akan berjalan sepanjang tahun 2026.
Sukur berharap rembuk stunting ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, namun menjadi awal dari rangkaian program terstruktur untuk mencegah lahirnya generasi stunting di Kampung Tanama.
Ia menegaskan bahwa kesadaran masyarakat merupakan kunci untuk mencapai target zero stunting dalam beberapa tahun ke depan. Dengan komitmen bersama, Sukur optimis Kampung Tanama bisa menjadi kampung percontohan dalam pengendalian stunting di Distrik Pariwari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....