HUT Ke-81 TNI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme Prajurit Korem 182
- 06 Okt 2026 09:25 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia Tahun 2026 menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk memperkuat profesionalisme, kesiapsiagaan dan pengabdian kepada bangsa serta negara. Hal tersebut disampaikan Danrem 182/Jazira Onim Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., saat memimpin upacara HUT ke-81 TNI di wilayah Korem 182/JO, Senin 5 oktober 2026.
Dalam upacara tersebut, Danrem 182/JO membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menegaskan bahwa HUT TNI bukan sekadar kegiatan seremonial. Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat tekad prajurit dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan negara serta melindungi seluruh kekayaan Nusantara.
"Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan itu merupakan kehormatan bagi kita sekaligus amanah yang wajib kita jaga," demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem 182/JO.
Panglima TNI juga menekankan penguatan TNI harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme prajurit sesuai bidang tugas masing-masing. Setiap sumber daya yang dipercayakan negara kepada TNI harus dimanfaatkan secara optimal serta dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, Panglima TNI menitipkan lima pesan PRIMA kepada seluruh prajurit, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Kelima nilai tersebut diharapkan menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak menghadapi dinamika tugas.
Profesional berarti prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawab melalui latihan yang sungguh-sungguh, realistis, taat hukum dan berintegritas. Responsif mengharuskan prajurit memiliki kepekaan terhadap perubahan lingkungan tugas serta mampu mengenali potensi ancaman dan bertindak cepat, tepat dan terukur.
"Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA juga menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang," tegas Panglima TNI.
Sementara itu, nilai Integratif menekankan pentingnya sinergi TNI dengan seluruh komponen bangsa, sedangkan Modern menuntut penguasaan alat peralatan pertahanan dan teknologi. Adapun Adaptif mendorong setiap prajurit menjadikan pengalaman sebagai pembelajaran untuk mengembangkan inovasi serta menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan ancaman yang semakin dinamis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....