Kemarau Panjang Melanda Fakfak, Warga Antre Mendapatkan Air Bersih
- 28 Sep 2026 15:30 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kemarau panjang yang terjadi sejak pertengahan Juli hingga akhir September 2026 menyebabkan debit air di Kabupaten Fakfak semakin mengecil. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan air bersih sehingga pada akhir September aliran air PDAM tidak lagi mengalir ke sejumlah wilayah masyarakat.
Sebagai upaya memenuhi kebutuhan warga, keran umum PDAM khususnya di wilayah Distrik Pariwari dibuka untuk masyarakat. Aktivitas pengambilan air di keran umum tersebut telah berlangsung sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WIT.
Pantauan RRI pada Senin 28 september 2026, warga terlihat mengantre di keran umum PDAM Fakfak yang berada di Kompleks Pameran, Distrik Pariwari. Warga datang membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih yang akan digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Karama Kabes, mengatakan kondisi cuaca di Fakfak saat ini membuat masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Menurutnya, warga terpaksa mengantre karena belum mengetahui kapan hujan akan kembali turun dan kondisi kemarau berakhir.

"Di Fakfak cuaca lagi tidak baik-baik saja dan kemarau panjang, kita warga Fakfak yang lagi susahan air sekarang lagi antre di area kantor PAM Fakfak untuk mengambil air," kata Karama Kabes kepada RRI.
Karama mengatakan warga menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan air, termasuk membawa jeriken dengan kendaraan pribadi maupun menggunakan kendaraan umum. Ia menyebut kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan utama sehingga warga harus tetap mengantre meskipun kondisi tersebut cukup menyulitkan.
Ia berharap kondisi kemarau panjang segera berakhir sehingga ketersediaan air bersih dapat kembali normal. Sementara itu, dibukanya keran umum PDAM menjadi salah satu upaya yang dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari selama kondisi kekeringan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....