Puluhan Ribu Bibit Pala Tomandin Kantongi Sertifikat Mutu
- 23 Jun 2026 17:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon bersama BKPRM Manokwari dan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak melakukan sertifikasi benih pala pada dua kelompok penangkar binaan, yakni Kelompok Penangkar Sikapori dan Balili Jaya. Kegiatan ini bertujuan menjamin mutu, keaslian varietas, serta ketersediaan bibit unggul untuk mendukung Program Strategis Pala Unggul Fakfak.
Sertifikasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan terhadap penangkar benih pala yang dipersiapkan sebagai penyedia bibit unggul bersertifikat guna mendukung pengembangan perkebunan pala di Kabupaten Fakfak.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber benih, proses pembibitan, mutu fisik benih, kesehatan tanaman, hingga penerapan standar teknis perbenihan.
Benih yang disertifikasi berasal dari sumber benih unggul Pala Tomandin Fakfak yang telah ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 87/Kpts/KB.020/12/2016 tentang Penetapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pohon Induk Terpilih (PIT) Pala sebagai Sumber Benih di Kabupaten Fakfak.
Sumber benih tersebut berasal dari delapan BPT dan PIT yang telah diseleksi berdasarkan produktivitas, kualitas buah, kesehatan tanaman, serta kemurnian varietas.
Hasil sertifikasi menunjukkan tersedia lebih dari 40 ribu bibit pala bersertifikat yang siap edar dan dapat diperdagangkan secara legal. Bibit tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan program pengembangan perkebunan pala, rehabilitasi kebun masyarakat, maupun pengadaan bibit dalam berbagai kegiatan pemerintah.

Ahli Sertifikasi Benih BBPPTP Ambon, Novi, menjelaskan bahwa sertifikasi benih menjadi instrumen penting untuk memberikan jaminan mutu kepada petani.
Menurutnya, bibit bersertifikat menjamin identitas varietas, mutu genetik, mutu fisik, serta kesehatan tanaman sehingga memberikan kepastian bagi petani terhadap kualitas tanaman yang akan dibudidayakan.
"Sertifikasi benih merupakan instrumen penting untuk menjamin identitas varietas, mutu genetik, mutu fisik, dan kesehatan bibit. Dengan menggunakan bibit bersertifikat, petani memperoleh kepastian bahwa tanaman yang ditanam berasal dari sumber benih yang jelas, memiliki potensi produksi yang baik, serta lebih terjamin keberhasilannya di lapangan," ujar Novi.
Ia menambahkan, penggunaan bibit bersertifikat dari sumber benih BPT dan PIT Pala Tomandin Fakfak menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan bibit cabutan yang masih banyak digunakan sebagian petani.
"Bibit cabutan dinilai memiliki berbagai kelemahan seperti tidak menjamin kemurnian varietas, berisiko mengalami kerusakan akar, tingkat kematian tinggi setelah tanam, serta berpotensi membawa hama dan penyakit tanaman," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan sertifikasi bibit merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh bibit yang disalurkan kepada petani maupun digunakan dalam program pemerintah berasal dari sumber benih unggul yang terjamin kualitasnya.
"Dengan sertifikasi ini, bibit pala hasil penangkaran dapat diperdagangkan secara resmi, menjadi sumber bibit yang terpercaya bagi petani, serta mendukung kebutuhan pengadaan bibit pada kegiatan pengembangan perkebunan pala. Penggunaan bibit bersertifikat dari BPT-PIT Pala Tomandin Fakfak juga menjadi bagian penting dalam mendukung Program Strategis Pala Unggul Fakfak," kata Widhi.
Menurut Widhi, sertifikasi benih tidak hanya memberikan manfaat bagi penangkar, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi petani pekebun pala.
"Bibit yang tersertifikasi memberikan jaminan mutu, mengurangi risiko kegagalan tanam, meningkatkan produktivitas kebun, sekaligus memperkuat daya saing komoditas pala Fakfak di pasar global," ujarnya.
Melalui sertifikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama BBPPTP Ambon berkomitmen memperkuat sistem perbenihan daerah, meningkatkan kapasitas penangkar lokal, menjaga kemurnian varietas unggul Pala Tomandin Fakfak, serta memastikan tersedianya bibit bersertifikat untuk mendukung keberlanjutan komoditas pala sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Fakfak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....