GMKI Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Nasional

  • 12 Jun 2026 23:02 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret, cepat, dan terukur untuk memulihkan kondisi ekonomi nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat ketidakpastian global.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI masa bakti 2025–2027, Prima Surbakti, dalam press releasenya menegaskan situasi ekonomi Indonesia harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, meskipun ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 masih mencatat pertumbuhan positif, berbagai tekanan global seperti pelemahan nilai tukar, kenaikan harga pangan, dan ketidakpastian pasar dunia berpotensi berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

“GMKI meminta pemerintah tidak hanya menjaga angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan rakyat benar-benar merasakan pemulihan ekonomi. Stabilitas harga kebutuhan pokok, ketersediaan lapangan kerja, perlindungan UMKM, dan penguatan daya beli masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Prima.

GMKI menilai pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, memperkuat nilai tukar rupiah, serta memastikan kebijakan fiskal dan moneter berpihak kepada masyarakat kecil.

Organisasi mahasiswa tersebut juga menekankan pentingnya langkah antisipatif menghadapi gejolak ekonomi global yang masih berlangsung.

Selain persoalan ekonomi, GMKI menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan nasional. Menurut Prima, situasi krisis global tidak boleh dimanfaatkan untuk memicu perpecahan, konflik sosial, maupun politisasi yang dapat mengganggu stabilitas negara.

“Di tengah tekanan global, kita membutuhkan persatuan nasional. GMKI menyerukan kepada seluruh masyarakat, mahasiswa, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elite politik untuk menjaga suasana kebangsaan tetap damai, tertib, dan kondusif,” katanya.

GMKI juga mengingatkan perlambatan ekonomi global, ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, dan fluktuasi harga energi dapat memberikan dampak terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia. Karena itu, pemerintah diminta memperkuat kebijakan yang mampu melindungi masyarakat dari dampak langsung krisis global.

Dalam pernyataannya, GMKI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya memperkuat pemulihan ekonomi nasional melalui kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat kecil, menjaga stabilitas harga bahan pokok dan distribusi pangan, memperluas lapangan kerja serta perlindungan bagi UMKM, menjaga stabilitas nilai tukar dan iklim investasi, serta memperkuat persatuan nasional melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

“Pemerintah harus hadir secara nyata. Jangan biarkan masyarakat menanggung sendiri beban krisis global. Negara harus memastikan ekonomi pulih, rakyat terlindungi, dan bangsa tetap utuh,” tegas Prima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....