RTH Fakfak Mulai Dibenahi jelang Peringatan 666 Tahun Islam di Tanah Papua

  • 31 Mei 2026 08:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Fakfak mulai dibenahi menjelang pelaksanaan Peringatan Ke-666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua yang akan dipusatkan pada 8 Agustus 2026 mendatang. Pembenahan dilakukan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan jamaah Masjid Al-Mahdi Kebun Kelapa dan masyarakat sekitar.

RTH menjadi salah satu lokasi strategis yang akan digunakan untuk berbagai agenda peringatan. Karena itu, panitia bersama masyarakat mulai melakukan pembersihan dan penataan lingkungan guna memastikan kenyamanan peserta dan tamu yang akan hadir.

Ketua Panitia Peringatan Ke-666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua, Wahidin Puarada, mengatakan keterlibatan masyarakat merupakan modal penting dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi bagian dari sejarah panjang penyebaran Islam di Tanah Papua.

"Sebagai wujud dukungan dan partisipasi aktif untuk menyukseskan perayaan tersebut, warga Kebun Kelapa yang tergabung dalam jamaah Masjid Al Mahdi Fakfak mengadakan kegiatan gotong royong dan kerja bakti secara massal. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lingkungan di sekitar area masjid serta pembersihan area taman terbuka hijau." ujar Wahidin

Kegiatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut peringatan yang akan menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan, budaya, dan sosial. Warga tampak membersihkan area taman, menata lingkungan sekitar, serta memperbaiki sejumlah titik yang memerlukan perhatian.

Selain menjadi lokasi kegiatan, RTH juga dipersiapkan sebagai ruang publik yang representatif bagi masyarakat dan para tamu dari luar daerah yang diperkirakan akan hadir pada peringatan tersebut.

"Sebagian tampak bahu-membahu merapikan area sekitar bangunan dengan memindahkan material batu dan meratakan tanah. Di sudut lain, ibu-ibu dengan sigap membersihkan rumput liar, menyapu sisa-sisa dedaunan, dan membakar sampah untuk memastikan lingkungan tetap asri." tambahnya.

Menariknya, kegiatan gotong royong tidak hanya diikuti kalangan orang tua, tetapi juga melibatkan anak-anak yang turut membantu membersihkan lingkungan. Kehadiran mereka dinilai menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan kebersamaan sejak usia dini.

Wahidin menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Fakfak.

"Lebih dari itu, semangat gotong royong ini mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan masyarakat Fakfak yang senantiasa menjaga kebersihan hati dan lingkungan dalam menyambut syiar Islam yang damai di ujung timur Indonesia." tutup Wahidin Puarada.

Panitia berharap langkah yang dilakukan jamaah Masjid Al-Mahdi dapat diikuti oleh komunitas dan masjid lainnya di Kabupaten Fakfak. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, peringatan Ke-666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua diharapkan berlangsung sukses sekaligus memperlihatkan wajah Fakfak sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....