Peringatan Masuknya Islam di Tanah Papua Perkuat Harmoni Toleransi

  • 26 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kabupaten Fakfak kembali bersiap menyambut peringatan ke-666 tahun masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026 mendatang.

Peringatan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu momentum religi dan budaya terbesar di Papua Barat, sekaligus pengingat kuat tentang sejarah panjang masuknya Islam yang tumbuh berdampingan dengan adat dan keberagaman masyarakat Papua.

Ketua Panitia Peringatan, Wahidin Puarada, mengatakan seluruh persiapan terus dilakukan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, peringatan 666 tahun bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki makna historis yang sangat besar bagi masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah refleksi sejarah yang sangat besar. Kita ingin menunjukkan kepada generasi muda dan dunia luar bahwa sejak 666 tahun lalu, fondasi kedamaian dan toleransi beragama di Tanah Papua, khususnya di Fakfak, sudah tertanam dengan sangat kuat,” ujar Wahidin Puarada.

Ia menambahkan, semangat filosofi “Satu Tungku Tiga Batu” menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Fakfak mampu menjaga harmoni antarsuku dan antarumat beragama selama ratusan tahun.

Dalam rangkaian peringatan nanti, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan religi, napak tilas sejarah, hingga pagelaran seni budaya lokal yang akan melibatkan masyarakat adat dan generasi muda.

Selain memperkuat nilai persaudaraan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mengangkat situs-situs sejarah Islam di Fakfak sebagai bagian dari destinasi wisata religi dan budaya di Tanah Papua.

“Perayaan ini bukan hanya milik umat Muslim, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Fakfak. Karena nilai utama yang ingin kita tunjukkan adalah persaudaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap sejarah para leluhur,” katanya.

Wahidin Puarada mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menyukseskan puncak peringatan pada 8 Agustus 2026 mendatang.

Ia berharap momentum 666 tahun Islam di Tanah Papua dapat semakin memperkuat citra Fakfak sebagai daerah yang dikenal damai, religius, dan menjunjung tinggi keberagaman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....