Pemerintah Genjot PSN Pupuk Fakfak, SKB Segera Terbit
- 05 Apr 2026 17:28 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak : Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pabrik Pupuk di Kabupaten Fakfak, yang saat ini tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) dari tiga kementerian terkait.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya hilirisasi industri nasional yang telah dirintis sejak masa pemerintahan Joko Widodo dan kini dilanjutkan di era kepemimpinan Prabowo. Peran penting dalam mendorong realisasi proyek ini juga datang dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang konsisten memperjuangkan hadirnya investasi besar di tanah kelahirannya.
Bahlil menegaskan, pembangunan PSN di Fakfak bukan semata proyek ekonomi, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Indonesia. Ia bahkan menyebut kehadiran proyek ini sebagai warisan bagi generasi mendatang di Fakfak.
Sejumlah proyek strategis sebelumnya telah lebih dulu hadir di Fakfak, seperti pembangunan Bandara Siboru yang diresmikan Presiden Jokowi pada 2023, serta Pasar Rakyat Thumburuni yang diresmikan pada 2025. Selain itu, pembangunan akses jalan menuju bandara serta investasi perkebunan kelapa sawit di wilayah Tomage dan Bomberay juga terus berjalan.
Di tingkat daerah, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal percepatan proyek tersebut. Ia aktif menghadiri pertemuan lintas kementerian di Jakarta guna memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis dapat segera dipenuhi.
Dalam rapat yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 3 April 2026, dibahas perkembangan terbaru proyek, termasuk kesiapan pembangunan yang ditargetkan mulai berjalan dengan operasi pada 2028–2029. Pihak PT Pupuk Kalimantan Timur menyatakan seluruh persiapan teknis telah dilakukan, dan saat ini tinggal menunggu SKB sebagai dasar pemindahan lokasi dari Fior ke Tomage.
Bupati Samaun Dahlan menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh percepatan pembangunan proyek tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Fakfak sangat proaktif dan siap memenuhi seluruh kebutuhan administrasi maupun teknis yang diminta, demi percepatan pembangunan pabrik pupuk ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama. “Kami bersama masyarakat memberikan dukungan penuh, sehingga kami berharap SKB tiga kementerian bisa segera diterbitkan agar pembangunan dapat segera dimulai,” kata Samaun Dahlan.
Pemerintah pusat pun mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama masyarakat yang dinilai sangat kooperatif. Dengan dukungan tersebut, diharapkan proses penerbitan SKB tiga kementerian dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Diketahui, proyek Kawasan Industri Pupuk Fakfak merupakan investasi besar senilai sekitar Rp28,4 triliun hingga Rp30 triliun yang digagas oleh PT Pupuk Indonesia (Persero). Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi mencapai 1,15 juta ton urea dan 825 ribu ton amonia per tahun.
Selain mendukung program food estate di Merauke, pembangunan pabrik pupuk ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan efisiensi distribusi pupuk, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Dengan masuknya proyek ini dalam daftar PSN hilirisasi periode 2025–2029, pemerintah memberikan sinyal kuat bahwa pembangunan Pabrik Pupuk Fakfak akan segera direalisasikan, seiring rampungnya seluruh persyaratan administratif dan terbitnya SKB tiga kementerian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....