Danrem 182/JO: Status Siaga Satu Bentuk Kesiapan TNI
- 15 Mar 2026 22:00 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Komandan Korem 182/Jazirah Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han menegaskan penetapan status siaga satu oleh Tentara Nasional Indonesia merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus tanggung jawab institusi militer kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Irwan usai kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Korem 182/JO dan insan pers di Aula Serba Guna Makorem 182/JO, Fakfak, Jumat 13 Maret 2026.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu menanggapi penetapan status siaga satu dengan kekhawatiran berlebihan. Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan prosedur rutin dalam memastikan kesiapan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
“Siaga satu adalah bentuk kesiapan tertinggi. TNI dibiayai oleh rakyat melalui pajak, sehingga bentuk pertanggungjawaban tertinggi kami kepada masyarakat adalah memastikan seluruh kekuatan pertahanan negara selalu siap,” ujar Danrem.
Ia menjelaskan, status kesiapsiagaan di beberapa wilayah Indonesia saat ini telah diturunkan menjadi siaga tiga, khususnya di wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sementara untuk wilayah Papua, tingkat kesiapsiagaan masih berada pada level siaga satu guna menjaga stabilitas keamanan di kawasan timur Indonesia.
Irwan menilai kondisi keamanan nasional hingga kini masih terkendali. Aparat TNI, lanjutnya, terus melakukan langkah antisipatif terhadap berbagai kemungkinan yang muncul akibat dinamika geopolitik global.
Selain itu, ia juga menyinggung kekhawatiran masyarakat terkait pasokan energi nasional. Menurutnya, dua kapal tanker Indonesia yang sebelumnya melintasi Selat Hormuz telah berhasil melanjutkan perjalanan tanpa hambatan.
“Hal ini menjadi indikator bahwa pasokan bahan bakar minyak untuk Indonesia dalam kondisi aman,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta mendoakan agar konflik di kawasan Timur Tengah segera mereda. Menurutnya, stabilitas global sangat penting bagi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....