Retribusi Pala pada Februari Tunjukkan Tren Peningkatan
- 03 Mar 2026 12:16 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Penerimaan retribusi komoditas pala pada Februari 2026 tercatat mencapai Rp98.970.000, yang diperoleh dari layanan uji mutu serta pengiriman antar pulau dengan total produksi sebesar 262,40 ton.
Rincian produksi meliputi biji pala kulit kering sebanyak 208,40 ton, pala ketok 27 ton, dan fuli pala 27 ton. Hasil tersebut merupakan panen musim pala matahari atau pala sela yang secara siklus memang menghasilkan volume relatif stabil.
Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, menegaskan kondisi produksi saat ini belum menunjukkan lonjakan karena mengikuti pola musim panen.
“Secara volume memang belum ada peningkatan signifikan karena mengikuti pola musim pala sela. Namun mutu pala kita terjaga, baik dari kadar air, tingkat kekeringan, maupun kebersihan dan ukuran biji,” ujarnya.

Distribusi komoditas tercatat sebanyak 3.205 koli yang dikirim ke luar daerah melalui jalur pelayaran antar pulau oleh enam pedagang grosir yang aktif memasarkan pala ke berbagai wilayah.
Menurut Widhi, kualitas menjadi faktor penting yang memengaruhi nilai jual. Ia menyebut mutu pala yang baik berdampak langsung pada berat bersih serta harga di pasaran, sehingga nilai ekonomi tetap optimal meskipun produksi tidak meningkat.
“Kualitas sangat menentukan harga. Karena itu pengawasan uji mutu akan terus kami perkuat agar reputasi pala daerah tetap terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan dilakukan dengan mengacu kalender panen pala matahari guna menjaga stabilitas harga serta memastikan pendapatan petani tetap terjaga di tengah kondisi produksi yang relatif stagnan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....