Sampah Dipilah dari Rumah Bisa Jadi Tabungan

  • 26 Feb 2026 10:33 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pengelola Bank Sampah Fakfak Hijau, Risfandiyanto, kembali mengingatkan masyarakat Kabupaten Fakfak untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir warga dalam mengelola sampah mulai dari lingkungan rumah tangga.

Menurutnya, langkah sederhana seperti mengumpulkan dan memilah sampah sejak dari rumah dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan. Sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya selanjutnya dapat disetorkan ke Bank Sampah Fakfak Hijau untuk dikelola lebih lanjut.

Risfandiyanto menjelaskan, sampah yang disetorkan memiliki nilai ekonomi dan dapat ditukar menjadi tabungan maupun dibayar secara tunai. “Kalau bisa, sampah dikumpulkan dan dipilah dari rumah, lalu disetorkan ke Bank Sampah Fakfak Hijau, nanti bisa ditukar dengan tabungan atau dibayar cash sesuai jenis sampahnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sistem tersebut tidak hanya membantu mengurangi volume sampah di lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat finansial bagi masyarakat. Dengan demikian, sampah tidak lagi dipandang sebagai barang tidak berguna, melainkan memiliki nilai tambah.

Lebih lanjut, Risfandiyanto berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus meningkat dari waktu ke waktu. “Harapan kami masyarakat lebih sadar lagi dengan sampahnya, karena sampah ini tanggung jawab masing-masing dan juga tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa setiap sampah yang dihasilkan merupakan konsekuensi dari aktivitas masyarakat sehingga pengelolaannya pun menjadi tanggung jawab bersama. Pembuangan sampah sembarangan, terutama ke laut dan selokan, dinilai berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir akibat tersumbatnya saluran air.

Melalui Bank Sampah Fakfak Hijau, sampah yang terkumpul akan dikelola dan dikirim ke Jawa untuk diproses kembali menjadi produk bernilai ekonomi. Hasil dari pengelolaan tersebut kemudian digunakan untuk membeli kembali sampah dari masyarakat sehingga tercipta sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....