Standarisasi Pelayanan Terminal Jadi Target Pelindo 2026

  • 23 Feb 2026 11:00 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - General Manager PT Pelindo Regional IV Fakfak, Silas Warfandu, menegaskan pihaknya terus melakukan pembenahan fasilitas dan sistem pelayanan di Terminal Penumpang Pelabuhan Fakfak. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai terkait langkah perbaikan yang tengah dilakukan di pelabuhan tersebut pada tahun 2026.

Silas mengatakan, pembenahan dilakukan secara bertahap, dimulai dari renovasi ringan pada terminal penumpang. “Bahwa kami lagi berbenah, mulai pelan-pelan terminal tunggu penumpang Pelabuhan Fakfak kita renovasi sedikit-sedikit,” ujarnya.

Selain renovasi fisik, Pelindo juga melakukan perubahan pada sistem pelayanan di pintu masuk pelabuhan. Ia menegaskan, penarikan biaya tidak lagi dilakukan secara manual. “Juga pintu masuk kita sudah berbenah dengan cara kita tidak boleh lagi tagih-tagih orang dengan cara yang manual-manual. Itu dilakukan secara sistem supaya betul-betul kita melayani orang atau masyarakat dengan baik,” katanya.

Menurut Silas, kondisi di Fakfak memang memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan daerah lain. Namun hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak memberikan pelayanan optimal. “Memang di Fakfak kondisi agak berbeda dengan lain, tapi tidak membuat kita tidak harus melayani, tetap kita melayani,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi berjalan baik dalam mendukung pelayanan di pelabuhan. “Alhamdulillah, puji Tuhan kami koordinasi baik antara KSOP sebagai otoritas, juga kami sebagai PT Pelindo dan PT Pelni, kami selalu lakukan koordinasi. Instansi terkait, termasuk juga pihak keamanan seperti KP3 Laut. Semua dilakukan koordinasi dalam langkah betul-betul kita melayani,” jelasnya.

Ke depan, Pelindo berencana melakukan pembersihan dan pengecatan terminal serta pembenahan fasilitas bagian dalam jika dukungan anggaran memungkinkan. “Kalau memang nanti ke depan kami punya paralel, punya duit, kami akan benahi fasilitas dalamnya. Jadi betul-betul kita konsen untuk nanti kita mau standarisasi pelayanan kita. Jadi pelayanan terminal itu akan terstandar semua pelabuhan,” ungkapnya.

Silas menambahkan, pembenahan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Ia mengajak semua pihak mengedepankan kolaborasi dan menghindari ego sektoral. “Kita hindari juga ego sentralis, supaya kita kedepankan kolaborasi dan koordinasi. Yang kita berharap outputnya untuk pelayanan daerah, terutama pelayanan masyarakat. Masyarakat butuh pelayanan yang baik,” ujarnya.

Dalam upaya meningkatkan keamanan, Pelindo juga menambah fasilitas X-ray untuk pemeriksaan barang. “Pelindo saat ini lagi sudah berbenah cukup. Kita lagi menambah X-ray. Mudah-mudahan masyarakat mendukung itu, karena itu kita lakukan supaya betul-betul menjaga mensterilisasi barang yang masuk keluar. Kita berharap tidak ada barang yang berbahaya, katakan narkoba dan sebagainya saja, itu bisa terdeteksi sebelum,” jelasnya.

Ia mencontohkan pengalaman beberapa tahun terakhir, termasuk insiden di Merauke akibat adanya barang berbahaya yang lolos pengawasan. Karena itu, ia mengajak masyarakat mendukung perubahan pelayanan di pelabuhan. “Karena ya kapan lagi kalau kita tidak lakukan perubahan. Jadi pelayanan-pelayanan yang biasa-biasa itu mari kita kolaborasi untuk melakukan perbaikan demi pelayanan terhadap masyarakat,” pungkas Silas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....